Jakarta - Hotel Borobudur Jakarta melaksanakan simulasi Fire Drill secara menyeluruh di area gedung utama hotel, khususnya pada Level 19. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya berkepanjangan dalam meningkatkan kesiapsiagaan darurat serta memastikan lingkungan nan kondusif dan nyaman bagi seluruh tamu serta karyawan.
Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi darurat nyata, nan diawali dengan terdeteksinya indikasi kebakaran di area rooftop mechanical (MER 30) akibat overheating pada peralatan.
Setelah sirine terpicu, sistem tanggap darurat hotel langsung diaktifkan, diikuti dengan pengerahan tim First Responder untuk melakukan pengecekan awal di letak kejadian.
"Dalam simulasi tersebut, tim menemukan adanya titik api serta korban nan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap, sehingga dilakukan eskalasi penanganan. Tim Fire Fighting dan Rescue segera dikerahkan untuk melakukan pemadaman serta pemindahan korban menggunakan fireman's lift," jelas Director of Marketing Communication Hotel Borobudur Jakarta Karina Eva Poetry, dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5/2026).
"Secara bersamaan, tim engineering dan utility memastikan seluruh sistem pendukung keselamatan, seperti fire pump, genset, dan pressurization system, berfaedah optimal selama proses berlangsung," sambungnya.
Sebagai bagian dari pengetesan kesiapan, simulasi juga mencakup pemindahan terbatas pada Level 19. Floor warden bekerja mengarahkan tamu dan tenaga kerja menuju assembly point dengan tertib dan aman, sementara tim medis siaga untuk memberikan penanganan andaikan diperlukan.
Proses ini menjadi bagian krusial dalam pertimbangan kecepatan respons, koordinasi, serta komunikasi lintas departemen.
Setelah simulasi pemadaman dinyatakan berhasil, kondisi dinyatakan kondusif dan seluruh peserta diarahkan kembali ke dalam gedung setelah melalui proses verifikasi dan pengecekan keselamatan secara menyeluruh.
"Melalui aktivitas ini, Hotel Borobudur Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan langkah-langkah preventif di bagian keselamatan, serta memastikan seluruh tim siap menghadapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, tanpa mengesampingkan kenyamanan serta kepercayaan para tamu," pungkasnya. (akd/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·