
Timnas Indonesia mau menang telak atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)
PELATIH Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bakal menerapkan skema menyerang saat menghadapi Bangladesh di matchday pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 nan berjalan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB. Juru strategi asal Inggris itu menekankan pentingnya efektivitas strategi dan penempatan pemain berbobot di area rawan lawan.
Sinyal ofensif itu disampaikan John Herdman usai memimpin sesi latihan skuad Garuda di Stadion STIK, Jakarta, Rabu 30 September 2026. “Ini adalah susunan nan berkarakter menyerang,” kata John Herdman kepada awak media termasuk Okezone, Rabu 30 September 2026.
John Herdman konfirmasi Timnas Indonesia main menyerang musuh Bangladesh. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
1. Di Lapangan Berlangsung Cair
Meski demikian, John Herdman menekankan pendekatan tersebut bukan satu-satunya langkah untuk mengejar gol tambahan. Menurut John Herdman, kondisi itu kudu dibarengi dengan penggunaan strategi nan sesuai di lapangan.
“Menurut saya Anda kudu mengerti bahwa itu adalah soal taktik, susunan tetaplah formasi. Intinya di mana dan gimana kita menempatkan jumlah pemain. Misalnya, gimana kita menambah jumlah pemain di dalam kotak penalti, siapa nan kita inginkan berada di sana, serta kapan mereka kudu berada di sana, jadi itu semua adalah aspek taktisnya,” tambah pembimbing nan membawa Timnas Kanada lolos Piala Dunia 2022 tersebut.
2. Ingin Maksimalkan Potensi Pemain Timnas Indonesia
John Herdman menggarisbawahi pentingnya memaksimalkan potensi pemain bintang nan dimiliki Timnas Indonesia. Menurutnya, pemain dengan kualitas teknik di atas rata-rata kudu didorong bermain lebih dekat dengan area pertahanan lawan.
“Bagi saya, perihal terpenting adalah menempatkan pemain-pemain berbobot terbaik sedekat mungkin dengan gawang lawan. Kami mempunyai beberapa pemain berbobot jutaan dolar dalam tim nan perlu ditempatkan lebih dekat ke gawang lantaran mereka mempunyai keahlian teknis nan lebih tinggi,” jelas John Herdman.
Lebih lanjut, dia menyebut struktur tim dirancang unik untuk menciptakan kelebihan jumlah pemain (overload) saat melancarkan serangan, terutama di area penyelesaian akhir.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·