Petugas kepolisian mengecek temuan pelampung saat operasi pencarian wartawan dan awak kapal nan lenyap kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026). Dalam pencarian hari keempat nan diperkuat 13 kapal dan dengan ekspansi di empat sektor perai(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.)
TIM SAR campuran mengintensifkan pencarian lima wartawan dan tiga awak kapal nan dilaporkan lenyap kontak di perairan Selat Sunda. Memasuki hari kelima pencarian pada Sabtu (12/9), tim di lapangan menemukan sejumlah barang di area penyisiran, di antaranya sebuah helm berwarna merah, jaket pelampung (life jacket), serta jeriken berwarna biru.
Proses pencarian nan melibatkan KP Sanjaya ini menghadapi tantangan berat di lapangan. Salah satu hambatan utama nan dihadapi oleh tim campuran adalah terbatasnya jarak pandang di area perairan, nan mempersulit pemantauan objek-objek mini di permukaan laut.
Klarifikasi Polda Banten Terkait Temuan
Terkait temuan benda-benda di laut, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten memberikan catatan penting. Berdasarkan hasil identifikasi awal, Polda Banten menyatakan bahwa temuan pelampung di letak pencarian tersebut dipastikan bukan milik kapal nan ditumpangi oleh rombongan wartawan nan hilang.
Status pencarian tetap terus bersambung dengan konsentrasi pada koordinat terakhir hilangnya kontak. Pihak berkuasa belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas pemilik helm merah dan jeriken biru nan ditemukan di hari nan sama.
Lima wartawan dan tiga awak kapal dilaporkan lenyap setelah kapal nan mereka gunakan kehilangan kontak di perairan Selat Sunda. Operasi SAR tetap berjalan dengan melibatkan personel campuran dari Basarnas, Polri, dan unsur mengenai lainnya. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·