Tim SAR Medan Temukan Pria Tenggelam di Danau Toba pada Kedalaman 20 Meter

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Tim SAR Medan Temukan Pria Tenggelam di Danau Toba pada Kedalaman 20 Meter Proses pemindahan jasad Brian Sabbath Taruna Capah.(MI/Yoseph Pencawan)

TIM SAR gabungan menemukan Brian Sabbath Taruna Capah (32), nan tenggelam saat melakukan snorkeling di perairan Danau Toba, Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara.

Korban ditemukan pada Minggu (5/7), pukul 09.45 WIB, dalam keadaan meninggal bumi di kedalaman sekitar 20 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan, korban ditemukan setelah tim SAR campuran melakukan penyisiran. Baik di permukaan danau, penemuan bawah air menggunakan Aqua Eye maupun pada titik-titik nan diduga menjadi letak korban.

"Pada pukul 09.45 WIB korban sukses ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Hery, Selasa (7/7).

Sebelum korban ditemukan, tim SAR Gabungan melakukan pencarian secara bertahap. Dimulai dengan penyisiran di permukaan perairan menggunakan Rescue Boat dan dilanjutkan penemuan bawah air menggunakan Aqua Eye.

Setelah ditemukan titik nan diduga letak korban, tim SAR pun langsung melakukan penyelaman. 

Peristiwa itu bermulai pada Sabtu (4/7), sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu Brian sedang melakukan aktivitas snorkeling di perairan Danau Toba.

Rekan korban sempat menunggu hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Namun korban tidak kunjung muncul ke permukaan.

Pencarian awal dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi. Karena korban belum ditemukan, kejadian ini kemudian dilaporkan ke Pos SAR Danau Toba pukul 20.10 WIB untuk meminta support operasi pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti laporan itu, Pos SAR Danau Toba mengerahkan enam personel menggunakan Rescue Buoyancy Boat (RBB) Basarnas menuju letak kejadian.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, melakukan asesmen serta memulai pencarian menggunakan Aqua Eye dan Echo Sounder untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.

Memasuki hari kedua operasi, tim SAR campuran memperluas pencarian dengan menyisir permukaan waduk menggunakan Rescue Boat. Tim juga kembali memanfaatkan Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air sebelum akhirnya mengerahkan penyelam menuju titik nan terindikasi.

Upaya itu membuahkan hasil. Korban ditemukan tidak jauh dari letak awal dilaporkan tenggelam. Setelah dievakuasi ke darat, jenazah Brian diserahkan ke pihak family untuk dibawa ke rumah duka.

Hery menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur nan terlibat dalam operasi ini. Antara lain BPBD Kabupaten Dairi, kepolisian, pemerintah desa, relawan dan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR campuran nan telah bersinergi selama proses pencarian. Kolaborasi nan baik menjadi kunci sehingga operasi dapat melangkah dengan kondusif dan korban sukses ditemukan," ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR itu telah dihentikan. Seluruh personel nan terlibat sudah dikembalikan ke satuan masing-masing setelah proses pemindahan selesai. (YP)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia