
Tijjani Reijnders Blak-blakan Pindah ke Klub Arab Saudi Gara-Gara Uang, Tak Ingin Kerja Lagi Usai Pensiun (Instagram/@tijjanireijnders)
JAKARTA - Mantan bintang Manchester City, Tijjani Reijnders, blak-blakan mengakui kepindahannya ke klub Liga Arab Saudi lantaran aspek finansial. Pasalnya, dia mengaku tak mau bekerja lagi setelah pensiun sebagai pesepak bola.
Tijjani Reijnders berasosiasi dengan City dari AC Milan pada musim panas 2025. Kakak kandung dari bek timnas Indonesia, Eliano Reijnders itu membantu Manchester City memenangkan Piala FA serta Carabao Cup pada musim terakhir Pep Guardiola di Etihad Stadium.
Setelah mengawali kiprahnya dengan gemilang, pemain asal Belanda ini kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler. Ia akhirnya masuk dalam daftar transfer hanya setahun setelah pindah ke Premier League.
Klub Arab Saudi, Al Qadsiah nan dilatih Brendan Rodgers, bergerak lebih sigap daripada Atletico Madrid. Al Qadsiah memboyong Tijjani Reijnders dari Manchester City dengan mahar 60 juta poundsterling.
Keputusannya pindah ke Arab Saudi merupakan perihal mengejutkan. Pasalnya, Tijjani Reijnders nan sekarang berumur 28 tahun tetap berada di puncak kariernya.
Tijjani Reijnders (Instagram/@tijjanireijnders)
1. Pindah lantaran Uang
Melansir Sport Bible, Jumat (25/9/2026), dalam sesi wawancara, Tijjani Reijnders mengakui pindah ke Arab Saudi lantaran argumen finansial. Diketahui, klub-klub di Arab Saudi berani menggelontorkan biaya besar untuk bayar penghasilan pemain-pemain top.
Ia mengungkapkan keinginannya untuk tidak perlu bekerja lagi setelah pensiun serta gairah untuk menjamin masa depan cucu-cucunya.
"Uang jelas berkedudukan dalam perihal ini. Setelah pekerjaan sepak bola saya berakhir, saya tidak mau bekerja lagi," ujarnya saat berbincang kepada Voetbalzone.
"Sebenarnya saya tidak perlu bekerja lagi setelah meninggalkan Manchester City, tetapi sekarang saya juga bisa membantu generasi penerus family saya," ucapnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·