Tiga Prodi Kampus Ini Raih Akreditasi Unggul 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Tiga Prodi Kampus Ini Raih Akreditasi Unggul 2026 Undira(Dok Istimewa)

Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) terus memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi nan berkomitmen pada standar mutu global. Perguruan tinggi swasta di bawah naungan Yayasan Dian Asra ini mencatatkan pencapaian signifikan sepanjang semester pertama tahun 2026, baik di bagian akademik maupun nonakademik.

Mengusung semboyan “Lights Your Future”, UNDIRA nan berlokasi di Jakarta Barat dan Bekasi ini mempunyai total delapan program studi nan tersebar di Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) serta Fakultas Teknik dan Informatika (FTI). Kampus ini berkomitmen mencetak generasi VIP (Visioner, Integritas, dan Profesional) nan bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Raihan Akreditasi Unggul Berturut-turut

Dalam rentang waktu kurang dari dua bulan, tiga program studi di bawah naungan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) secara berturut-turut sukses meraih status legalisasi "Unggul" dari lembaga legalisasi berdikari nan berwenang.

Program Studi Manajemen menjadi pionir dalam capaian ini. Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) Nomor 139/DE/A.5/LAMEMBA-U/VI/2026 tertanggal 12 Juni 2026, status akreditasi Unggul resmi disematkan setelah melalui proses reakreditasi pada Mei 2026.

Keberhasilan tersebut disusul oleh Program Studi Ilmu Komunikasi sebulan kemudian. Melalui Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) Nomor 204/AK.03.05/2026 tertanggal 24 Juli 2026, prodi ini dinyatakan Unggul setelah menempuh proses reakreditasi pada Juni 2026.

Pada tanggal nan sama, Program Studi Akuntansi juga mengantongi predikat serupa. Berdasarkan SK LAMEMBA Nomor 203/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026, Akuntansi resmi menjadi program studi ketiga di lingkungan UNDIRA nan meraih status Unggul sepanjang tahun 2026.

Budaya Mutu dan Kolaborasi Global

Rektor Universitas Dian Nusantara, Prof. Dr. H. Suharyadi, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi dari seluruh komponen universitas, mulai dari ketua fakultas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Ia menekankan bahwa legalisasi Unggul bukanlah garis akhir, melainkan motivasi untuk menjaga mutu secara berkelanjutan.

"Akreditasi merupakan salah satu aspek penentu pengembangan sebuah universitas, namun mutu nan telah dibangun perlu terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan," tegas Prof. Suharyadi.

Selain prestasi akreditasi, UNDIRA juga telah menjajaki lebih dari 100 kerja sama dengan lembaga dalam dan luar negeri. Hal ini memperkuat posisi UNDIRA sebagai the leading board of collaboration di antara perguruan tinggi lainnya, meski usianya baru menginjak enam tahun.

Dalam mendukung operasional dan aspirasi lebih dari 6.000 mahasiswanya, UNDIRA juga memanfaatkan teknologi digital seperti Google Workspace untuk meningkatkan efisiensi kerja antarunit. Menjelang usianya nan ketujuh, UNDIRA optimistis dapat terus mencetak lulusan nan siap berkontribusi bagi bangsa dan bersaing di kancah global.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia