Tiba di Batang, Presiden Prabowo Saksikan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Presiden Prabowo Subianto menghadiri janji massal unit KPR rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Kota Batang, Jawa Tengah untuk menyaksikan Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Kamis (30/7).

Pantauan di lokasi, tampak Prabowo nan mengenakan safari berwarna krem tiba pada pukul 14.00 WIB. Terlihat penduduk nan menunggunya menyambut kehadiran orang nomer satu di Indonesia itu.

Terlihat sejumlah penduduk menghampiri Prabowo dan bersalaman dengannya. Beberapa lainnya terlihat membujuk Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk berfoto.

Turut datang mendampingi Prabowo Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menhub Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Dirut KAI Bobby Rasyidin.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto bakal menghadiri dan menyaksikan Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah nan bermaksud memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Prasetyo mengatakan janji massal bakal digelar secara hybrid dengan melibatkan 62.000 debitur dari seluruh Indonesia.

"Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, bakal menghadiri dan menyaksikan Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Kamis, 30 Juli 2026, di Batang, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah nan terus didorong pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan, Kamis (30/7).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan