Ternyata! Ini Alasan Purbaya Mau Terapkan Pajak 'Durian Runtuh'

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap merealisasikan pengenaan pajak atas 'durian runtuh' untung industri tertentu nan kerap disebut windfall keuntungan tax. Target pertama adalah untuk komoditas nikel.

Pengenaan windfall tax terhadap sektor pertambangan dan pengelolaan nikel ini bakal dikenakan beriringan dengan pemberlakuan bea keluar.

Purbaya menjelaskan tujuan utama penerapan bea keluar adalah untuk memberantas praktik underinvoicing. Menurutnya, dengan diberlakukannya tarif nol persen untuk pungutan ekspor justru membuka celah bagi eksportir nakal.

"Selama ini tuh jika ekspor batubara, lantaran bukan, lantaran pajaknya nol, ga ada pajaknya, ga ada bea keluar, bea cukai ga bisa periksa sebelum barangnya berangkat. Jadi kita underinvoicing di situ besar sekali, ya boleh dibilang ga ngontrol kita," ujar Purbaya kepada pewarta dikutip Selasa (5/5/2026).

Menurut Purbaya, dengan adanya bea keluar, Direktorat Jenderal Bea Cukai dapat memeriksa kembali peralatan ekspor untuk mencegah kebocoran underinvoicing dan apalagi penyelundupan ekspor ilegal.

"Itu utamanya. Ya, kelak bea keluaran itu juga tentu. Tapi utamanya adalah saya nan mengendalikan agar under-invoicing terkendali dan ekspor terlarangan bisa dikendalikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa peraturan mengenai bea keluar tersebut tengah didiskusikan dengan Kementerian ESDM.

Tak hanya mencegah underinvoicing, pengenaan bea keluar plus windfall tax keuntungan untuk komoditas nikel ditujukan untuk mengompensasi subsidi daya nan telah digelontorkan pemerintah di tengah tingginya gejolak nilai minyak mentah dunia, akibat bentrok di Timur Tengah.

"Yang jelas cukup untuk menutup kenaikan subsidi APBN kita. Nanti juga nan nikel, itu kan bahan baku nya salah satu bahan baku baterai kan," paparnya.

Sebagai kompensasi terhadap pengenaan biaya tambahan itu, Purbaya memastikan, bakal memberikan insentif terhadap produk turunan nikel, agar permintaannya tetap tinggi di dalam negeri.

"Kita bakal mendorong pertumbuhan industri baterai di sini juga dengan insentif tertentu agar laku. Pokoknya kelak produk nan memakai bahan baku dalam negeri dia bakal mendapat insentif lebih, kira-kira gitu. Nanti tetap didiskusikan, baru didiskusikan," kata Purbaya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News