Serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, berakibat ke jemaah umrah Indonesia. Kantor Kemenhaj Kabupaten Tangerang mencatat ratusan jemaah umrah asal Tangerang tertunda keberangkatannya
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, mengatakan berasas info sementara sedikitnya ada sekitar 400 jemaah umrah mengalami penundaan penerbangan akibat kebijakan penyesuaian rute transit.
"Data ini sifatnya dinamis. Total ada sekitar 400 jemaah nan terdampak pembatalan alias penundaan penerbangan transit (indirect)," katanya pada Rabu (14/10), dikutip dari Antara, Kamis (15/10).
Ia mengungkapkan, penundaan pemberangkatan jemaah umrah tersebut sebagai akibat adanya penyesuaian alias pengubahan rute transit penerbangan unik ditujukan bagi perjalanan nan melakukan transit (indirect flight) di area berkonflik, seperti Bandara King Khalid di Riyadh. Ini untuk mengantisipasi dan menjaga keamanan para jemaah.
Namun demikian, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memastikan untuk penerbangan langsung (direct flight) menuju Makkah maupun Madinah, proses keberangkatan tetap dapat melangkah dengan meningkatkan kewaspadaan.
"Begitu pun pemantauan terus kami lakukan terhadap travel-travel nan memberangkatkan jemaah asal Kabupaten Tangerang setelah adanya info serangan di Riyadh," jelas Abdullah.
Terkait itu, Abdullah menegaskan untuk jemaah nan terdampak bakal mendapat agunan penuh sesuai petunjuk undang-undang nan wajib dijalankan oleh setiap PPIU. Oleh lantaran itu, travel umrah diminta aktif berkoordinasi dengan Kemenhaj di tingkat pusat, Kanwil Banten, maupun kabupaten.
Selain itu, Kemenhaj Kabupaten Tangerang mengingatkan bagi jemaah untuk tetap tenang dan terus memantau perkembangan info resmi dari biro perjalanan masing-masing.
"Kami mengimbau jemaah agar tetap berkomunikasi intensif dengan pihak PPIU, memantau situasi terkini, tetap tenang, serta senantiasa bermohon agar perjalanan ibadah melangkah kondusif hingga kembali ke Tanah Air," ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada jemaah umrah asal daerahnya tersebut nan menjadi korban dalam kejadian serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.
"Dari sisi korban alhamdulillah tidak ada, baik korban jiwa maupun luka-luka. Namun dari sisi administratif, pemerintah datang untuk memastikan keselamatan penduduk negara melalui sejumlah kebijakan dan imbauan," kata dia.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·