PT Citilink Indonesia menyediakan jasa perubahan agenda penerbangan tanpa biaya tambahan dan pengembalian dana, bagi penumpang nan terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kebijakan ini menyusul perpanjangan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, serta Bandara Radin Inten II di Lampung, pada Senin (7/9).
Akibat kondisi tersebut, seluruh penerbangan Citilink dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung nan teragendakan hingga Selasa, 8 September 2026 pukul 07.00 WIB dibatalkan.
Sementara itu, penerbangan Citilink nan dijadwalkan setelah pukul 07.00 WIB pada 8 September 2026 bakal dilayani secara berjenjang setelah masing-masing airport dinyatakan dapat beroperasi.
Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink Citilink, Tashia Scholz, bakal mempertimbangkan perkembangan kondisi, pengarahan regulator, dan pemenuhan aspek keselamatan keamanan penerbangan dalam pengoperasian kembali penerbangan.
Bagi penumpang terdampak, Tashia menjelaskan Citilink memberi jasa reschedule tanpa dikenakan biaya tambahan dan refund secara penuh sesuai ketentuan nan bisa dilihat lewat link berikut: https://www.citilink.co.id/refund
Penumpang, katanya, bisa mengusulkan refund melalui kanal pembelian tiket. Khusus tiket nan dibeli melalui pemasok perjalanan alias platform pemesanan tiket online, pengajuan refund dilakukan melalui pemasok alias platform tempat tiket dibeli.
Sedangkan untuk melakukan reschedule tanpa biaya tambahan, penumpang bisa menghubungi Contact Center Citilink di nomor 0804 1 080808 alias Customer Service Citilink di airport terkait.
Tashia mengimbau penumpang untuk memantau status penerbangan secara berkala melalui website, aplikasi Citilink, maupun Contact Center. Penumpang juga dapat menggunakan fitur live chat Linka melalui WA 0811 1011 0808.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·