Achmad Al Fiqri
, Jurnalis-Selasa, 17 Februari 2026 |06:22 WIB

Pemantauan bulansabit awal Ramadhan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar pemantauan bulansabit (rukyatul hilal) dan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1447 H pada Selasa 17 Februari 2026. Pantauan bulansabit dilakukan di 96 letak nan tersebar di seluruh Indonesia.
"Hasil pemantauan ini bakal dibahas berbareng dalam sidang isbat awal Ramadhan 1447 H," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, Selasa (17/2/2026).
Sedianya, sidang isbat bakal dihadiri beragam pihak, seperti Duta Besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, master falak dari beragam ormas Islam, ketua organisasi kemasyarakatan Islam, pondok pesantren, dan Tim Hisab Rukyat Kemenag.
Abu Rokhmad berkata, sidang isbat merupakan forum krusial nan mengedepankan kehati-hatian, keilmuan, dan kebersamaan umat. “Sidang isbat mempertemukan info hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadhan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” ujar Abu Rokhmad.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·