Tembus 2.001 Kasus, Ini Daftar 13 Daerah Masuk Zona Merah Karhutla di Sumsel

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Kasus kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan tembus 2.001 kejadian hingga 28 Agustus 2026. Dari jumlah itu, 13 wilayah masuk kategori area merah.

"Sudah 2.001 kasus berasas rekapitulasi kejadian karhutla di Sumsel. Wilayah nan masuk area merah karhutla di Sumsel per 28 Agustus 2026, sudah 13 daerah, setelah Lahat mencatat 34 kejadian karhutla," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, dilansir detikSumbagsel, Senin (31/8/2026).

Status area merah diberikan kepada wilayah nan jumlah kejadian karhutlanya telah melewati 30 kejadian. Sebelumnya, 12 wilayah di Sumsel telah berstatus area merah pada pertengahan Agustus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data saat itu mencatat total kejadian karhutla mencapai 1.253 kasus alias bertambah 748 kejadian. Kondisi itu menunjukkan ancaman karhutla tetap tinggi di Sumsel, terutama di tengah puncak musim tandus nan diprediksi berjalan hingga September mendatang.

Dari jumlah 2.001 kejadian, kasus tertinggi berada di Ogan Komering Ilir (OKI) dengan 354 kejadian. Kemudian, Musi Banyuasin 237 kejadian, Ogan Ilir 229 kejadian, Banyuasin 220 kejadian, Muara Enim 193 kejadian, dan Palembang 163 kejadian.

Berikutnya, PALI 151 kejadian, Prabumulih 95 kejadian, OKU Timur 71 kejadian, Muratara 68 kejadian, OKU 65 kejadian, Mura 59 kejadian, dan Lahat 34 kejadian.

"Sementara empat wilayah lain tetap berstatus kuning, ialah diOKU Selatan 23 kejadian, Empat Lawang 15 kejadian, Lubuklinggau 12 kejadian, dan Pagar alam 11 kejadian," katanya.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/whn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑