Ted Turner, Pendiri CNN dan Pionir Jaringan Berita 24 Jam, Meninggal

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Ted Turner, pendiri CNN. Foto: FREDERICK M. BROWN/AFP

Pendiri CNN, Ted Turner, meninggal bumi pada Rabu (6/5). Pengusaha Amerika Serikat nan dikenal flamboyan tersebut wafat di usia 87 tahun.

"Ted adalah raksasa nan menjadi landasan kita, dan kita semua bakal meluangkan waktu sejenak hari ini untuk mengenang beliau dan pengaruhnya terhadap kehidupan kita dan dunia," kata Ketua dan CEO CNN Worldwide Mark Thompson dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Rabu (6/5).

"Beliau adalah dan bakal selalu menjadi jiwa nan memimpin CNN," tambahnya.

Pada 2018 Turner pernah mengumumkan menderita demensia Lewy Body, suatu gangguan otak. Ia juga pernah dirawat di rumah sakit pada awal 2025 lantaran pneumonia ringan.

Turner meninggalkan lima anak, 14 cucu, dan dua cicit.

Sosok Ted Turner

Lahir di Cincinnati, Ohio pada November 1938, Robert Edward "Ted" Turner III berguru di sekolah berasrama militer di Tennessee, dan kemudian kuliah di Universitas Brown, tetapi dikeluarkan sebelum lulus.

Pria berkumis asal selatan nan merupakan fans olahraga dan seorang filantropis ini, mengambil alih upaya periklanan family nan sedang goyah setelah ayahnya, nan putus asa lantaran masalah keuangan, bunuh diri.

Setelah membeli sejumlah stasiun radio, pembelian stasiun Atlanta nan sedang kesulitan pada 1970 merupakan langkah pertamanya ke bumi televisi.

Sepuluh tahun kemudian, stasiun itu menjadi jagoan Turner Broadcasting System nan beraksi secara nasional, dan untung dari stasiun tersebut dia gunakan untuk meluncurkan CNN.

Kesuksesan CNN menginspirasi terciptanya saluran buletin 24 jam lainnya, termasuk Fox News oleh Rupert Murdoch, saingan lama Turner, MSNBC, dan jaringan televisi lainnya di seluruh dunia.

Kerajaan televisi Turner meluas melampaui CNN dan mencakup saluran TBS dan TNT untuk olahraga dan hiburan, Turner Classic Movies, dan Cartoon Network.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan