Polda Metro Jaya menangkap Taufik namalain Gembel (25), pelaku pemalak di pinggir Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat, nan beberapa waktu lampau viral di media sosial. Ia berkedudukan sebagai joki dan penyimpan peralatan hasil kejahatan.
Polisi menyebut, Taufik merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan nan keluar-masuk bui dari tahun 2019-2024.
“Adapun identitas tersangka nan sukses diamankan ialah atas nama Taufik namalain Gembel, lahir di Jakarta tanggal 30 Oktober tahun 2000, laki-laki, pekerjaan pelajar, penduduk negara Indonesia,” kata Wadirkirmum Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi, Rabu (13/5).
Danang menjelaskan, Taufik bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Ia tercatat beberapa kali terlibat kasus pencurian dengan kekerasan.
“Adapun tersangka nan sukses diamankan ini adalah juga seorang residivis di mana tahun 2019 dengan pencurian kekerasan juga, kemudian tahun 2020 perkara nan sama pencurian dengan kekerasan, kemudian di tahun 2024 melakukan pencurian dengan pemberatan dengan vonis satu tahun,” ujar dia.
Dari hasil pendalaman Taufik rupanya juga seorang kurir Narkoba, duit hasil kejahatan digunakannya untuk beli narkoba.
“Adapun motif tersangka ialah tersangka ini memerlukan duit untuk membeli narkoba dan juga kebutuhan sehari-hari, dan dalam pengembangan tersangka ini juga sebagai kurir narkoba,” ujarnya.
Saat ini, polisi tetap memburu tiga pelaku lain nan terlibat dalam tindakan pemalak tersebut. Ketiganya masing-masing berinisial GR, PI, dan JU.
“Adapun ketiga pelaku rekan tersangka nan sudah diamankan nan sampai saat ini tetap dilakukan pengejaran ialah inisial GR, kemudian nan kedua inisial PI, nan ketiga inisial JU,” ucap Danang.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat 2 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman balasan maksimal 12 tahun penjara.
Sebelumnya, tindakan pembegalan itu terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, tepatnya di pinggir Tol Kebon Jeruk pada Senin (4/5) sekitar pukul 02.13 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan videonya ramai beredar di media sosial.
Dalam video nan beredar, korban terlihat tengah menepi di pinggir jalan. Tak lama kemudian, sekelompok pelaku menghampiri korban dan merampas motor serta ponselnya.
Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah sisi sekolah di sekitar lokasi. Namun, para pelaku terus mengejar dan salah satu di antaranya terlihat mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah peralatan bukti berupa satu unit ponsel milik korban, motor Honda Scoopy milik korban, motor RX King milik pelaku, hingga rekaman CCTV di sekitar letak kejadian.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·