
Ilustrasi.
JAKARTA – Selama berpuasa Ramadhan, orang kadang cemas bahwa berwudhu dapat membatalkan puasa mereka. Padahal, wudhu tetap wajib dilakukan sebelum Sholat, apalagi saat berpuasa. Berikut pedoman dan tata langkah wudhu saat Ramadhan agar tidak membatalkan puasa, dengan menekankan kehati-hatian pada madhmadhah dan istinsyaq.
Rukun Wudhu
- Niat: Di hati saat membasuh wajah, misalnya “Nawaitul wudhu’a liraf’il hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta’aala” (Aku niat wudhu untuk menghilangkan hadats mini fardhu lantaran Allah).
- Membasuh wajah: Dari ujung rambut hingga dagu, telinga ke telinga.
- Membasuh tangan hingga siku: Termasuk sela jari dan siku.
- Mengusap kepala: Sebagian alias seluruhnya.
- Membasuh kaki hingga mata kaki: Termasuk sela jari.
- Tertib: Urutan sesuai.
Langkah Sunnah Wudhu Saat Puasa
- Membaca Bismillah di awal.
- Madhmadhah (berkumur): Kumur ringan, jangan berlebihan agar air tidak tertelan.
- Istinsyaq (menghirup air ke hidung): Ringan, hembus pelan tanpa berlebihan.
- Membasuh tiga kali setiap anggota, menggosok, memulai dari kanan, serta membasuh telinga luar-dalam.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·