Tarif LRT Velodrome-Manggarai Rp8 Selama Masa Sosialisasi

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Tarif LRT Velodrome-Manggarai Rp8 Selama Masa Sosialisasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan tarif uji coba LRT Velodrome-Manggarai sebesar Rp8.(Dok. Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif uji coba LRT Jakarta lintas Velodrome-Manggarai ditetapkan sebesar Rp8 hingga hari peresmian. Kebijakan ini diambil sebagai langkah sosialisasi sekaligus persiapan teknis sebelum moda transportasi tersebut beraksi secara penuh.

Pramono menjelaskan bahwa penetapan tarif simbolis ini bermaksud untuk menarik minat masyarakat sekaligus memberikan waktu bagi pemerintah untuk merampungkan sejumlah akomodasi pendukung. Fokus penyelesaian saat ini berada pada area di bawah lintasan LRT, bukan pada jalur utamanya.

“Sudah saya putuskan sampai dengan hari-H peresmian, kita bakal menerapkan tarif 8 perak rupiah,” ujar Pramono di Balairung, Jakarta, Kamis (3/9).

Setelah masa peresmian selesai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menerapkan tarif flat sebesar Rp5.000. Skema tarif ini bakal diberlakukan selama satu hingga dua bulan pertama sebagai tahap awal operasional komersial.

Pramono menambahkan bahwa setelah periode tarif flat tersebut, pihaknya bakal melakukan pertimbangan menyeluruh. Evaluasi dilakukan untuk menentukan besaran tarif nan ideal bagi publik namun tetap menjaga agar beban subsidi dari Pemerintah DKI Jakarta tidak berlebihan.

Gubernur optimistis kehadiran LRT lintas Velodrome-Manggarai bakal disambut baik oleh warga. Dengan tarif Rp8 pada masa sosialisasi, dia memproyeksikan jumlah pengguna baru dapat mencapai lebih dari 40.000 pengguna per hari.

“Saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pengguna nan baru, nan selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai,” pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia