Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

CAPE TOWN - Para intelektual meyakini bahwa mereka baru saja menemukan tanda-tanda pertama bahwa pemisah lempeng tektonik baru sedang terbentuk di bawah Zambia.

Fokus penelitian ini adalah Sesar Kafue, bagian dari garis patahan nan membentang sekitar 2.500 km dari Tanzania ke Namibia.

Para mahir pengetahuan bumi sebelumnya meyakini bahwa celah Kafue telah lama "mati," tetapi bukti terbaru menunjukkan bahwa area tersebut mungkin aktif kembali, menurut CNN pada 14 Mei.

Studi sebelumnya telah mencatat beragam anomali seperti gempa mikro, peningkatan suhu bawah permukaan, dan perubahan nan sangat mini pada ketinggian permukaan. Namun, penelitian baru ini memberikan bukti nan lebih kuat berasas info geokimia.

Tim peneliti mengumpulkan gas dari mata air panas dan sumur panas bumi di Zambia. Mereka sangat tertarik pada rasio antara helium-3 dan helium-4 – dua isotop gas helium.

Hasil penelitian menunjukkan kadar helium-3 nan luar biasa tinggi, sebuah pertanda bahwa material dari mantel bumi bagian dalam naik ke permukaan melalui retakan nan baru terbentuk.

Menurut ketua tim peneliti Rūta Karolytė, nan bekerja di Universitas Oxford (Inggris), ini adalah bukti krusial nan menunjukkan bahwa lempeng tektonik meregang dan mulai terpisah di wilayah ini – langkah pertama menuju pembentukan pemisah lempeng tektonik baru.

Namun, para mahir menekankan bahwa proses ini sangat lambat. Menurut Profesor Mike Daly, salah satu penulis studi di Universitas Oxford, apalagi pada kecepatan tercepat pun, dibutuhkan beberapa juta tahun agar retakan tersebut berkembang menjadi pemisah lempeng nan sebenarnya, sedangkan pada kecepatan paling lambat, bisa menyantap waktu 10-20 juta tahun.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews