Tambang Emas di RI ini Mulai Digali 3.600 Meter, Potensinya 7 Juta Ons

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak upaya dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, memulai program diamond deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani. Program eksplorasi ini berpotensi meningkatkan sumber daya mineral nan saat ini mencapai sekitar 7 juta ounces emas.

Saat ini, tambang tersebut mempunyai perkiraan sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas rata-rata 0,75 gram per ton (g/t), setara sekitar 7 juta ounces emas. Basis sumber daya tersebut menjadi fondasi pengembangan operasi tambang emas berskala besar dan berumur panjang.

Tambang Emas Pani sendiri berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Adapun, perkiraan sumber daya mineral tersebut berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektare nan merupakan bagian dari wilayah konsesi Perseroan seluas 14.670 hektare.

Eksplorasi sebelumnya menunjukkan indikasi adanya mineralisasi di luar pemisah program pengeboran sebelumnya. Program diamond drilling sedalam 3.600 meter ini dirancang untuk mengevaluasi potensi memperluas pedoman sumber daya nan telah ada.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Abidin memaparkan melalui program pengeboran terbaru ini, Perseroan bakal menguji potensi kelanjutan mineralisasi emas pada area nan lebih dalam. Tahap awal program mencakup enam lubang bor, dengan satu unit rig nan telah beraksi dan rig kedua dijadwalkan mulai beraksi bulan depan.

Menurut dia, andaikan hasil awal menunjukkan potensi positif, Perseroan berencana melanjutkan program pengeboran dengan skala nan lebih besar.

"Seiring dimulainya produksi di Pani, Perseroan sekarang berada dalam posisi nan lebih strategis untuk melanjutkan pengetesan potensi mineralisasi pada area nan lebih dalam melalui enam titik bor nan telah dirancang dengan matang. Program ini juga mempunyai elastisitas untuk dikembangkan lebih lanjut andaikan hasil pengeboran menunjukkan potensi nan positif," ujar Boyke dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (2/6/2026).

Di Kolokoa, Perseroan telah menyelesaikan program pengeboran awal nan sebelumnya telah diumumkan, dengan 54 lubang bor sedalam total 11.701,6 meter. Dalam waktu enam bulan, dan dengan biaya sekitar USD2,4 juta, Perseroan telah menetapkan sasaran eksplorasi di Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t, nan menunjukkan potensi tambahan sumber daya. Saat ini Perseroan tengah menyiapkan perkiraan perdana sumber daya mineral nan ditargetkan diumumkan pada kuartal II 2026.

Selain itu, program eksplorasi nan lebih luas juga bakal mencakup dimulainya aktivitas pengeboran di Lone Pine pada semester II 2026 serta survey geofisika melalui Mobile Magnetotelluric dan magnetik udara berbasis helikopter nan direncanakan berjalan pada Juni alias Juli 2026. Informasi dan info lebih lanjut bakal disampaikan setelah hasil pengeboran material tersedia dan telah ditinjau sesuai dengan standar pelaporan nan berlaku, termasuk JORC Code 2012 dan KCMI 2017.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News