Talenta-talenta muda bulu tangkis Indonesia kembali mendapat kesempatan menunjukkan kapasitasnya di panggung internasional. Penampilan mereka menjadi gambaran dari proses pembinaan berkepanjangan nan dijalankan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan support penuh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI.
Pembentukan mental juara nan ditempa melalui pengalaman bertanding secara berkepanjangan di beragam arena internasional terus menunjukkan hasil positif. Hal tersebut tercermin dari keberhasilan dua tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan Alhasny dan Mohammad Zaki Ubaidillah, melangkah ke babak semi final Australian Open 2026 nan berjalan di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan capaian nan diraih Alwi dan Ubed menunjukkan bahwa para atlet muda Indonesia mempunyai keahlian untuk bersaing di level tertinggi sekaligus memperlihatkan hasil dari proses pembinaan nan konsisten dan berjenjang.
"Selain peningkatan keahlian teknis, pengalaman bertanding di beragam turnamen internasional juga berkedudukan krusial dalam membentuk mental juara dan daya saing atlet muda Indonesia," kata Okki melalui keterangan tertulis, Jumat (12/6).
Alwi memastikan tempat di babak semi final setelah menundukkan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, pada pertandingan perempat final. Alwi meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-15. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pencapaian nan lebih baik dibandingkan penampilannya pada Australian Open tahun lalu, ketika langkahnya terhenti di babak delapan besar.
Hasil tersebut melanjutkan rangkaian pengalaman bertanding Alwi di sejumlah turnamen besar, setelah sebelumnya tampil di Singapore Open dan Indonesia Open.
Sementara itu, Ubed menjadi wakil Indonesia kedua nan mengamankan tiket semi final setelah menyingkirkan Justin Hoh asal Malaysia pada babak perempat final. Tampil meyakinkan, Ubed menang dua gim langsung dengan skor 21-7, 21-13 hanya dalam waktu 38 menit.
Perjuangan keduanya tetap berlanjut. Pada babak semi final, Alwi bakal menghadapi Tunggal Putra Hongkong sedangkan Ubed dijadwalkan berhadapan dengan wakil China, Dong Tian Yao. Jika keduanya bisa melewati hadangan musuh masing-masing, Indonesia berkesempatan menciptakan partai all Indonesian final di sektor tunggal putra Australian Open 2026.
"Kami berambisi pengalaman bertanding di turnamen-turnamen level atas seperti ini dapat semakin memperkuat kepercayaan diri dan kematangan para atlet muda Indonesia. Proses regenerasi memerlukan jam terbang dan kesempatan bersaing secara konsisten di level internasional," tegas Okki.
Dukungan terhadap atlet-atlet muda merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BNI dalam mendorong lahirnya generasi penerus bulu tangkis Indonesia nan bisa bersaing di tingkat global.
Melalui sinergi berbareng PBSI, BNI berambisi semakin banyak pemain muda nan memperoleh kesempatan berkembang serta memperkaya pengalaman internasional. BNI percaya bahwa ini merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan generasi muda Indonesia nan secara berjenjang dapat mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·