Takut Dipecat Karena Hamil, WNI di Jepang Sembunyikan Jenazah Bayinya

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Ilustrasi bayi. Foto: banjongseal324SS/Shutterstock

Seorang pekerja migran asal Indonesia, Lestari Tripita (21) didakwa di Jepang setelah diduga menyembunyikan jenazah bayinya di rumah nan dia tinggali di Prefektur Saitama.

Menurut laporan media Jepang, The Mainichi, Lestari ditangkap pada 22 Mei dan didakwa pada 12 Juni atas dugaan menelantarkan jenazah.

Kepada penyidik, wanita asal Jawa Timur itu mengaku menyembunyikan jasad bayi nan baru dilahirkannya tersebut.

"Saya menyembunyikan jenazah bayi itu," ujar Lestari saat diperiksa polisi dengan support penerjemah, menurut laporan media Jepang.

Lestari diketahui datang ke Jepang pada Oktober 2025 dengan status visa pekerja berketerampilan unik (Specified Skilled Worker) dan bekerja di perusahaan pengolahan makanan di Saitama.

Berdasarkan penyelidikan, jenazah bayi wanita ditemukan dalam kantong plastik nan disimpan di dalam kardus di perspektif rumahnya.

Polisi menduga bayi tersebut telah disembunyikan sejak Desember 2025 dan kondisinya sudah mengalami pembusukan berat saat ditemukan.

Ilustrasi apartemen di Jepang. Foto: shigemi okano/Shutterstock

Menurut sumber penyidik, Lestari mengetahui dirinya mengandung sebelum berangkat ke Jepang, namun tidak pernah berkonsultasi dengan siapa pun mengenai kehamilan maupun proses persalinannya.

Kepada penyidik, dia mengaku cemas kehilangan pekerjaan andaikan perusahaan mengetahui dirinya hamil.

"Saya pikir jika perusahaan mengetahui kehamilan saya, saya bakal dipecat," katanya.

Padahal, norma ketenagakerjaan Jepang melarang perusahaan memecat pekerja lantaran mengandung alias melahirkan.

Aktivis serikat pekerja di Jepang, Shiro Sasaki, menilai tragedi itu mungkin dapat dicegah andaikan pekerja migran lebih memahami hak-haknya mengenai kehamilan dan persalinan.

"Saya pikir tragedi ini tidak bakal terjadi jika dia mengetahui sedikit saja mengenai sistem nan ada," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan