Tak Sekadar Pensi, Rendezvous 2026 Jadi Wadah Kreativitas Pelajar

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Pentas seni SMA Labschool Cirendeu RENDEZVOUS 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Rendezvous 2026 sukses digelar Istora Senayan, Jakarta, pada 25 Juli lalu. Pentas seni tersebut dipadati oleh ribuan penonton.

Sejak siang hari, para pelajar, mahasiswa, alumni, orang tua murid, family dan penikmat seni mulai mengantre di pintu utama hingga selepas senja. 

Rendezvous 2026 dibuka oleh Ketua Pelaksana Alif Wirahuda Bramaputra, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA Labschool Cirendeu Raidil Fitran, Kepala BPH Labschool Cirendeu Arissetyanto Nugroho, Kepala BPS Labschool UNJ Totok Bintoro, dan Ketua POMG SMA Labschool Cirendeu Estrelita Siti Amalia.

Setelah angan berbareng nan dipimpin oleh siswa kelas 12, La Ode Nawal Widad, pentas seni ini kemudian dilanjutkan dengan penampilan siswa-siswi SMA Labschool Cirendeu.

Para bintang tamu muncul di atas panggung jelang sore hari, mulai dari SORE feat. Bilal Indrajaya, Maliq & D’Essentials dan The Bakuucakar feat. Shabrina Leanor membikin suasana pagelaran semakin menghangat. 

Rendezvous 2026 sukses digelar dengan dihadiri ribuan penonton. Foto: Dok. Istimewa

Setelah jarak Maghrib, panggung Rendezvous 2026 kembali diguncang oleh penampilan spektakuler King Nassar. Ribuan penonton nan memenuhi Istora Senayan langsung ikut menyanyi dan berjoget berbareng penyanyi dangdut tersebut.

“Aku tuh enggak nyangka Gen-Z seperti anak Labschool nan keren ini tau lagu-laguku dan mau joged bareng,” kata pelantun lagu Seperti Mati Lampu tersebut.

Setelah merasakan 'healing' lewat penampilan Nassar, penonton kembali diajak menyanyi bareng GIGI. Rendezvous 2026 ditutup dengan penampilan dari Raisa.

Panitia Rendezvous 2026 SMA Labschool Cirendeu tidak main-main dalam menyiapkan event ini. Jauh hari sebelum aktivitas dimulai, seluruh panitia mendapatkan seminar pembekalan tentang langkah menyiapkan aktivitas pentas seni dari para tokoh ahli industri imajinatif Tanah Air seperti Untari Wardhana dan Ezar Pramananda Darnadi.

"Sambil menyusun kepanitiaan, kami mulai merancang acara, menggali beragam ide, berbincang dengan kakak-kakak alumni, mencari vendor, mengurus perijinan, berkoordinasi dengan sekolah dan orang tua untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut," tutur Alif.

Rendezvous 2026 sukses digelar dengan dihadiri ribuan penonton. Foto: Dok. Istimewa

Pentas Seni Rendezvous 2026 datang sebagai hasil dari perjalanan panjang perencanaan, koordinasi, kerjasama dan perjuangan ratusan siswa-siswi SMA Labschool Cirendeu.

Mengusung tema Wish Upon the Rendezvous, Rendezvous tahun ini membujuk setiap visitor memasuki bumi seni nan terinspirasi dari Arabian Nights, sebuah konsep aktivitas imajinatif nan merepresentasikan harapan, keberanian, dan khayalan dalam mengejar mimpi setinggi langit.

"The success of Rendezvous cannot be measured by a single night, but by the countless moments of trust, resilience, and dedication that made that night possible." Semangat ini menjadi latar belakang hadirnya kembali Rendezvous nan terus berkembang menjadi lebih dari sekadar pentas seni sekolah.

Rendezvous menjadi wadah bagi pelajar SMA Labschool Cirendeu untuk mengembangkan produktivitas sekaligus memperoleh pengalaman nyata mengelola aktivitas berskala besar secara profesional.

Ratusan siswa terlibat dalam aktivitas tersebut dalam perihal pengembangan konsep, produksi, hubungan media, dan kerja sama sponsor. 

"Pensinya anak SMA Labschool Cirendeu ini adalah sebuah tempat pembibitan terbaik untuk SDM unggul. Indonesia tidak bakal kekurangan promotor, produser, designer alias musisi dahsyat di masa depan lantaran generasi mudanya sudah terlatih membikin pagelaran sebesar ini sejak bangku sekolah," ungkap Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar.

Pentas seni SMA Labschool Cirendeu RENDEZVOUS 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Tidak hanya berfokus pada hiburan, Rendezvous juga mengedepankan nilai sosial dan lingkungan melalui kerja sama dengan beragam mitra dan sponsor pendukung. Rendezvous 2026 mempunyai program keselamatan untuk seluruh panitia dan visitor pagelaran melalui perlindungan asuransi jiwa.

Selain itu, Rendezvous juga mengedepankan kepedulian lingkungan melalui program pengelolaan limbah sampah sepanjang aktivitas berlangsung. Kehadiran karya instalasi hiasan nan dibuat dari tutup botol plastik daur ulang menjadi simbol bahwa produktivitas dan kesadaran lingkungan dapat melangkah beriringan.

Program sustainability ini diharapkan bisa membujuk visitor untuk memandang potensi baru dari material nan sering kali dianggap sebagai limbah buangan menjadi sebuah karya seni. 

Pengalaman pagelaran semakin komplit tentunya melalui beragam aktivitas interaktif, instalasi tematik, serta tenant food and beverage (F&B) nan menghadirkan beragam pilihan kuliner.

Kehadiran tenant tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku upaya dan UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada ribuan visitor selama aktivitas berlangsung. 

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan