
Reasuransi Jadi Andalan Tugu Insurance (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) dinilai menjadi salah satu emiten asuransi nan dinilai tetap belum mendapatkan apresiasi nan sepadan dari pasar. TUGU merupakan salah satu pemain utama di industri asuransi umum Indonesia dengan posisi nan unik.
Perseroan didirikan untuk mendukung kebutuhan manajemen akibat Pertamina dan hingga sekarang tetap menjadi bagian krusial dari ekosistem upaya grup daya nasional tersebut, dengan PT Pertamina (Persero) sebagai pemegang saham pengendali sebesar 58,5%.
Selama lebih dari empat dekade, TUGU berkembang berbareng Pertamina dalam mengelola beragam akibat strategis, mulai dari energi, maritim, hingga aset properti. Hubungan nan telah terbangun dalam jangka panjang tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mendalam terhadap karakter akibat sektor energi, tetapi juga mendorong pengembangan kapabilitas underwriting dan reasuransi nan menjadi salah satu kekuatan utama TUGU saat ini.
Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menilai hubungan jangka panjang tersebut menjadi salah satu fondasi krusial bagi model upaya TUGU.
"Hubungan captive ini telah memperkuat melewati lima pergantian pemerintahan di Indonesia, dua siklus besar nilai minyak, krisis finansial 1998, hingga restrukturisasi Pertamina pada 2020 nan menunjukkan ketahanan kemitraan upaya nan telah teruji dalam beragam siklus ekonomi dan perubahan kebijakan.” ungkapnya dalam risetnya, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Lebih lanjut, KISI menilai keberadaan Pertamina dalam ekosistem upaya TUGU tidak semata-mata menciptakan pedoman pendapatan nan stabil, tetapi juga memungkinkan perusahaan membangun skill teknis nan susah direplikasi oleh banyak pemain lain di industri asuransi umum Indonesia.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·