Niko Prayoga
, Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |07:05 WIB

Ilustrasi TB Laten. (Foto: dok Magnific/Lifestylememory)
JAKARTA — Pernahkah Anda merasa kondisi tubuh sangat prima tanpa indikasi batuk alias demam, namun hasil tes kesehatan menunjukkan adanya kuman Tuberkulosis (TB)? Kondisi ini kerap memicu kebingungan masyarakat. Dalam bumi medis, keadaan tersebut dikenal dengan julukan TB Laten.
Spesialis Paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prof. Erlina Burhan dalam unggahan video di akun Instagramnya menjelaskan perbedaan mendasar antara TB Laten dan TB Aktif agar masyarakat tidak salah paham.
“Nah, sekarang saya mau cerita sedikit tentang beda antara TB laten dan TB nan aktif. Jadi, TB laten itu adalah kondisi ada kuman di dalam tubuh seseorang, tapi kumannya tidur, tidak beraktivitas. Sedangkan jika TB aktif, kumannya aktif beraktivitas, memperbanyak diri, sehingga bisa menimbulkan kerusakan,” kata Prof. Erlina dikutip Minggu (30/8/2026).
Tak Ada Keluhan Fisik pada TB Laten
Ia menegaskan bahwa orang nan mengalami TB Laten sama sekali tidak merasakan keluhan fisik. Hasil pemeriksaan penunjang standar seperti foto Rontgen maupun tes dahak pun kerap menunjukkan hasil negatif.
“Kalau TB laten enggak, kumannya sedikit jumlahnya dan tidur, sehingga orangnya sehat, tidak ada indikasi batuk, tidak ada demam, tidak berkeringat malam, tidak turun berat badan. Kalau di-Rontgen pun normal, nggak ada kelainan sama sekali. Ya, dan jika diperiksa dahak juga negatif,” terang dia.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·