Sungai Raksasa RI Berubah Jadi Gurun Pasir, Kalimantan Bak Negeri Arab

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Kekeringan sungai di Kalimantan semakin parah. Sungai raksasa sekarang berubah menjadi gurun pasir.

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) buka bunyi mengenai kondisi kekeringan di sejumlah sungai utama di Kalimantan akibat tandus panjang dan kejadian El Nino. Kondisi tersebut mulai berakibat terhadap aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan kapal tongkang. (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

Direktur Eksekutif APBI Gita Maharyani mengatakan kekeringan dan penurunan muka air sungai telah terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Kondisi ini mulai memengaruhi kelancaran aktivitas pengangkutan batu bara. (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

"Secara umum, kekeringan dan penurunan muka air sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan batu bara," ujarnya kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (7/9/2026). (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

Menurut Gita, penurunan muka air di sejumlah sungai juga dapat membatasi draft alias kedalaman muatan kapal tongkang. Akibatnya, kapabilitas angkut batu bara melalui jalur sungai tidak dapat dimaksimalkan. (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

"Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak dapat dimaksimalkan," katanya. (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan stok batu bara untuk sementara waktu, baik di area tambang maupun di stockpile pelabuhan. Penumpukan stok terjadi lantaran kapabilitas pengangkutan melalui sungai menjadi lebih terbatas. (Ist IG atr.drone)

Kekeringan sungai Kapuas. (Ist IG atr.drone)

"Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan," ujar Gita. Meski demikian, APBI menilai akibat kondisi logistik tersebut terhadap nilai batu bara tetap berjuntai pada beragam faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan di pasar global. Gangguan logistik di Indonesia dapat memengaruhi sentimen pasar, tetapi bukan menjadi satu-satunya aspek penentu kenaikan nilai batu bara. (Ist IG atr.drone)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News