Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |16:06 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan terobosan baru dalam memperketat pengawasan di sektor Industri Hasil Tembakau (IHT). Pemerintah bakal menempatkan perangkat teknologi canggih di setiap perusahaan rokok guna menghitung volume produksi secara riil dan mengintegrasikannya langsung dengan pedoman info pusat korporasi fiskal.
Sistem digitalisasi pengawasan ini dijadwalkan mulai bergulir pada pekan depan. Kementerian Keuangan menargetkan proses standardisasi dan pemasangan mesin penghitung otomatis tersebut dapat rampung secara menyeluruh di seluruh pabrik rokok dalam kurun waktu enam bulan ke depan.
"Sebentar Bea Cukai bakal menjalankan mesin untuk mendeteksi penghitungan rokok secara otomatis nan di link ke pusat," kata Purbaya saat konvensi pers APBN KITA, Jumat (5/6/2026).
Purbaya menerangkan bahwa penerapan teknologi ini merupakan langkah preventif nan krusial untuk mengeliminasi potensi hilangnya potensi penerimaan negara dari sektor cukai.
Sistem baru tersebut dirancang tidak hanya untuk merekam info jumlah produksi secara real-time, tetapi juga mempunyai kapabilitas untuk mendeteksi beragam modus pelanggaran administratif maupun bentuk di lapangan.
"Nanti kalkulasi rokok di pabrik bakal otomatis langsung masuk ke sini, ke Bea Cukai, sehingga tidak ada kebocoran-kebocoran lagi, deteksinya cukup canggih," ucap Purbaya.
"Termasuk salah peruntukan, salah personifikasi, itu bisa terdeteksi langsung dengan sistem baru," imbuhnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·