loading...
Suara Anjing Laut Antartika. Foto/Daily
ALASAKA - Hidup di bawah lapisan es Antartika nan tebal, anjing laut Weddell tidak hanya menghasilkan bunyi seperti perangkat musik tetapi juga menghasilkan gelombang ultrasonik nan mencapai nyaris 50 kHz, di luar jangkauan pendengaran manusia.
Makhluk asing ini hidup melewati musim dingin di bawah lapisan es laut Antartika nan tebalnya lebih dari satu meter, menyelam hingga kedalaman nyaris 600 meter di perairan nan sangat dingin nan dapat membunuh manusia dalam hitungan menit… dan apalagi “bernyanyi” seperti musik latar movie fiksi ilmiah tahun 1970-an.
Ini adalah anjing laut Weddell, nan dianggap sebagai "musisi lautan," menghasilkan bunyi seperti sinar laser, getaran elektronik, synthesizer, dan rangkaian bunyi nan berubah lebih sigap daripada perangkat musik apa pun.
Vokalisasi mereka memaksa para intelektual untuk meninjau kembali pemahaman mereka tentang gimana hewan laut berkomunikasi.
Di bagian pengetahuan kelautan, anjing laut Weddell terkenal mempunyai repertoar vokal terkaya dibandingkan jenis anjing laut lainnya. Sejak tahun 1982, para intelektual telah merekam 34 pola bunyi berbeda, semuanya dalam rentang pendengaran manusia.
Suara-suara ini sangat unik sehingga pernah digunakan sebagai "musik latar" bagi para peneliti di Stasiun McMurdo di Antartika, di mana para peneliti mendengarkan langsung bunyi bawah laut untuk bersantai alias tidur.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·