Anggie Ariesta
, Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |20:26 WIB

Suahasil Lapor Ketahanan APBN ke Prabowo, Kuartal IV Belanja Tembus Rp1.300 Triliun (Foto: Kemenkeu)
JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan penyelenggaraan APBN serta kondisi perekonomian makro nasional dalam pertemuannya berbareng Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Di tengah volatilitas pasar global, APBN dipastikan tetap bekerja sebagai peredam kejutan (shock absorber) sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi domestik hingga akhir tahun.
Suahasil menyampaikan bahwa gejolak ekonomi di negara-negara maju, seperti laju inflasi Amerika Serikat nan tetap tinggi serta dinamika di Eropa, terus dicermati pengaruhnya terhadap perekonomian dalam negeri.
"Jadi, satu aspek dari kondisi ekonomi makro nan kita sampaikan adalah gimana APBN terus bekerja memandang kondisi di bumi global, impact-nya kepada perekonomian domestik, dan gimana penanganan penyelenggaraan APBN untuk sisa tahun 2026 ini," ujar Suahasil usai berjumpa Presiden Prabowo.
Suahasil menegaskan bahwa parameter makro dan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia tetap menunjukkan daya tahan nan sangat baik (resilient).
Untuk memastikan penyerapan anggaran tepat sasaran hingga penutupan tahun anggaran 2026, Kementerian Keuangan terus melakukan penelaahan serta efisiensi shopping secara berkala.
"Namun, jika kita mengatakan efisiensi anggaran, itu bukan berfaedah bahwa menyetop anggaran lantaran untuk kuartal IV ini APBN bakal shopping Rp1.300 triliun lebih tinggi dibandingkan kuartal IV tahun 2025, ialah Rp1.200 triliun," jelas Suahasil.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·