Pembangunan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) terus dipercepat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan stasiun itu bisa beraksi mulai Juni nanti.
Hingga April 2026, progres pembangunan Stasiun JIS disebut melangkah sesuai target, dengan rencana penyelesaian pada Mei 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan keberadaan stasiun itu juga bakal mendukung penumpang nan berada di jasa di lintas Tanjung Priok nan menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten.
"Pertumbuhan nomor pengguna jasa KRL nan signifikan ini membuktikan bahwa jasa kereta api semakin menjadi pilihan utama. KAI berbareng DJKA Kemenhub, KAI Commuter dan Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi untuk memastikan pembangunan Stasiun JIS menjadi jawaban atas kebutuhan integrasi antarmoda nan lebih baik di Jakarta," kata Anne dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (12/4).
Pada lintas tersebut, tercatat volume pengguna sebesar 1.599.107 orang pada 2022. Kemudian meningkat menjadi 2.676.363 pengguna pada 2023, dan terus tumbuh mencapai 3.377.633 pengguna pada 2024.
Tren peningkatan itu bersambung pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna. Sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume pengguna telah mencapai 873.658 orang.
Guna mendukung peningkatan penumpang tersebut, KAI berbareng DJKA Kemenhub juga melakukan program elektrifikasi dan pembangunan jalur dobel (double track) sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok. Hal ini agar keandalan jasa di lintas utara sekarang semakin optimal.
"KAI melalui KAI Commuter konsentrasi pada penyediaan jasa transportasi nan memberikan faedah bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara nan didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas penduduk bakal semakin besar," ujarnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·