Startup China Sukses Luncurkan Roket Zhuque-3 yang Bisa Balik ke Bumi

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Roket Zhuque-3 buatan perusahaan roket swasta China, LandSpace, lepas landas dari Zona Percontohan Inovasi Antariksa Komersial Dongfeng di barat laut China, dekat Jiuquan, provinsi Gansu, China, (19/8/2026). Foto: cnsphoto via REUTERS

Startup antariksa asal China, LandSpace, mencetak sejarah baru dengan sukses meluncurkan dan membawa kembali roketnya ke Bumi. Perusahaan tersebut sukses mendaratkan kembali booster tahap pertama roket Zhuque-3 secara vertikal di darat pada Rabu, (19/8) waktu setempat.

Pencapaian ini menempatkan LandSpace sebagai perusahaan swasta ketiga di dunia, setelah SpaceX dan Blue Origin, nan sukses mendaratkan roket pendorong kelas orbital. LandSpace sekaligus menjadi entitas komersial pertama di luar Amerika Serikat nan bisa memulihkan pendorong roket menggunakan kaki pendarat mandiri.

Roket Zhuque-3 meluncur dari Zona Inovasi Luar Angkasa Komersial Dongfeng, China barat laut, pada pukul 07.35 waktu setempat. Sekitar enam menit kemudian, pendorong tahap pertama mendarat mulus di Kabupaten Minqin, Provinsi Gansu, sekitar 390 kilometer dari landasan peluncuran.

Profesor astrofisika dari Macquarie University Australia, Richard de Grijs, menilai keberhasilan pendaratan ini merupakan lompatan besar bagi industri antariksa komersial Negeri Tirai Bambu.

"Pendaratan sukses LandSpace adalah tonggak krusial bagi sektor luar angkasa komersial China," ujar Richard de Grijs kepada AFP.

"China sekarang telah menunjukkan dua arsitektur pemulihan roket nan berbeda melalui sektor milik negara dan swasta. Kombinasi kejuaraan institusional dan penelitian teknis ini bakal membantu China membangun kapabilitas peluncuran berfrekuensi tinggi nan lebih murah untuk konstelasi megasatelit mereka," tambahnya.

Roket SpaceX Falcon 9 dengan kapsul Naga diluncurkan dari Pad-39A pada misi Crew-5 ke International Space Station (ISS) dari NASA's Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS, Rabu (5/9/2022). Foto: Steve Nesius/Reuters

Penantang Tangguh Falcon 9 Milik SpaceX

Roket Zhuque-3 mempunyai tinggi 66,1 meter dan mengusung badan berbahan baja tahan karat (stainless steel). Material ini menawarkan ketahanan panas lebih tinggi serta efisiensi biaya manufaktur dibanding paduan aluminium-litium.

Selain itu, LandSpace membekali Zhuque-3 dengan bahan bakar kombinasi metana cair dan oksigen cair (methalox) nan menghasilkan pembakaran lebih bersih daripada campuran minyak tanah pada roket Falcon 9. Roket ini bisa membawa muatan hingga 14,2 metrik ton ke orbit rendah Bumi (LEO) dalam sekali jalan.

Menurut laporan Reuters, LandSpace merancang booster Zhuque-3 agar bisa meluncur hingga 20 kali pemakaian ulang. Perusahaan menargetkan penggunaan kembali booster nan telah mendarat ini dalam kurun enam bulan ke depan guna memangkas biaya peluncuran komersial secara signifikan.

Keberhasilan misi ini juga kian memuluskan rencana penawaran umum perdana (IPO) LandSpace di bursa STAR Market Shanghai dengan sasaran penghimpunan biaya sebesar 7,5 miliar yuan (sekitar Rp 16,3 triliun). LandSpace menargetkan perusahaannya bisa mencetak profitabilitas penuh pada tahun 2029 mendatang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan