Jakarta -
Kasus hilangnya Paramita Titania Angelica namalain Mita (26) akhirnya terkuak dan rupanya dibunuh pengemudi travel berjulukan Alber Bin Markus Pagga (37). Dia membunuh gadis asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu dengan argumen lantaran dihina korban.
"Kalau bagi saya tidak masuk logika itu penghinaan sebagai motif. Kalau mau itu diusut alias dikata-katai, pasti langsung dibunuh dan pin ATM tidak bakal ketahuan," ujar kakak korban, Nadia, dilansir detikSulsel, Selasa (11/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadia mengatakan, pengemudi tersebut mengambil ATM dan mengetahui pin Mita. Pelaku kemudian disebut menguras isi ATM Mita termasuk penghasilan terakhirnya Rp 7 juta.
"Ini pengemudi travel ambil ATM Mita baru ditransfer ke beberapa rekening, 2 ATM na (dia) ambil termasuk dia ambil penghasilan terakhirnya sekitar Rp 7 juta di rekening BRI. Kalau di BNI sekitar Rp 62 juta nan keluar," katanya.
Dia menyampaikan, pelaku dan Mita tinggal satu kampung di Wajo. Bahkan jarak rumah mereka terbilang tidak jauh.
"Iya baru kenal (sopir dengan Mita). Rumah berdekatan di Desa Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo," sebutnya.
"Orang di sini (Wajo) pengemudi travelnya makanya dipercaya, dan saat itu hanya berdua ke Morowali ke Wajo. Karena memang bangku depan saja nan kosong, lantaran mobilnya muat tabung," sambung Nadia.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/azh)
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·