Sopir Taksi Green SM yang Terlibat Kecelakaan KRL di Bekasi Baru Kerja 2 Hari

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kondisi taksi listrik nan rusak usai mengalami kecelakaan dengan KRL Commuter Line di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Polisi terus mendalami kasus kecelakaan KRL tabrak taksi listrik Green SM di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur. Terbaru, polisi mengungkap kebenaran mengenai latar belakang sang pengemudi berinisial RRP.

Kecelakaan taksi dan KRL itu, memicu tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL bidang Cikarang di Stasiun Bekasi Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyebut bahwa RRP merupakan tenaga kerja baru di perusahaan taksi tersebut. Saat kecelakaan terjadi pada Senin (27/4), dia baru bekerja selama dua hari.

“Dari hasil keterangan driver ataupun pengemudi taksi online nan sudah dimintai keterangan bahwa nan berkepentingan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).

RRP juga mengaku hanya mendapatkan training singkat selama satu hari sebelum diterjunkan ke jalan raya. Pelatihan tersebut pun hanya sebatas pengenalan fitur dasar mobil listrik.

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai berbenturan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Jadi mengenai tentang gimana mengendarai, langkah menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, gimana menyalakan, mematikan mobil serta langkah lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini tetap didalami oleh teman-teman penyidik,” ujar Budi.

Hingga saat ini, RRP telah menjalani dua kali pemeriksaan pada Selasa (28/4) dan Rabu (29/4). Meski begitu, statusnya tetap sebagai saksi.

Adapun, Kecelakaan maut nan terjadi pada Senin (27/4) malam ini menyisakan duka mendalam dengan total 16 orang meninggal bumi dan puluhan lainnya luka-luka.

Peristiwa ini dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan. Mobil tersebut kemudian dihantam oleh KRL nan melintas.

Imbas dari kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tujuan Cikarang terhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur. Nahas, dalam posisi berakhir tersebut, rangkaian KRL justru ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan