Situasi Terkini Bandara Soetta yang Masih Ditutup Usai Erupsi Anak Krakatau

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Jakarta -

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang tetap ditutup lantaran terdampak abu Gunung Anak Krakatau hingga pukul 23.59 WIB. Begini situasi terkini Bandara Soetta malam ini.

Pantauan detikcom di terminal 3 Bandara Soetta, pukul 19.00 WIB, Minggu (6/9/2026), sejumlah penumpang tetap terlihat memperkuat di Bandara meski adanya penutupan operasional. Mereka terlihat duduk menunggu di ruang tunggu bandara.

Beberapa dari mereka terlihat tetap memegang koper hingga tas nan dibawanya. Sementara, ada juga penumpang lain nan terlihat meninggalkan area bandara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari papan pengumuman penerbangan, tetap tertulis semua agenda penerbangan dalam status dibatalkan alias canceled hingga malam nanti. Melalui pengeras suara, petugas memberitahukan pembatalan penerbangan dilakukan imbas abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga pukul 23.59 WIB akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. (Adrial/detikcom)Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga pukul 23.59 WIB akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. (Adrial/detikcom) Foto: Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga pukul 23.59 WIB akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. (Adrial/detikcom)

Diketahui, penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau diperpanjang. Bandara Soetta ditutup hingga pukul 23.59 WIB.

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 23.59 WIB," demikian keterangan Bandara Soetta dalam akun IG @soekarnohattaairport seperti dilihat, Minggu (6/9/2026).

Seluruh pengguna jasa airport Soetta diimbau untuk mengecek kembali status dan agenda penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan & untuk info kebandarudaraan silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172.

Sebaran Abu Anak Krakatau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menguraikan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. BMKG menyebut sebaran abu mencapai wilayah Lampung hingga sebagian Jakarta.

BMKG memaparkan info sebaran abu vulkanik per pukul 04.00 WIB. Lembaga tersebut mengidentifikasi dua klaster sebaran abu Gunung Anak Krakatau.

"Berdasarkan info PVMBG dan VAAC Darwin serta kajian gambaran RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis BMKG dalam situs resminya.

Klaster pertama mengarah ke Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sebaran abu pada klaster ini mencapai ketinggian 20 ribu kaki.

"Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20 ribu ft teramati ke arah timur laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya," jelasnya.

(ial/wnv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News