Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi tetap menyelidiki dugaan kasus perundungan (bullying) nan diduga menewaskan seorang siswa salah satu SMP negeri di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.
Dalam proses penyelidikan, interogator telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan autopsi terhadap jenazah korban berinisial AAF (13), penduduk Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal.
Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M Faizal Wildan Umar mengatakan autopsi dilakukan berbareng tim Dokkes Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematian korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk hari ini kami sudah melaksanakan autopsi berbareng Dokes Polda Jawa Tengah. Untuk hasil autopsi kelak bakal kami rilis lebih lanjut. Saat ini kami tetap dalam penyelidikan dan pendalaman mengenai saksi-saksi nan ada," kata Wildan saat ditemui wartawan di RS Mardhatillah Randudongkal, dilansir detikJateng, Senin (3/8).
Menurut Wildan, pemeriksaan sementara menyasar sejumlah pihak nan dinilai mengetahui peristiwa tersebut. Mereka terdiri dari teman-teman korban, master nan menangani korban selama menjalani perawatan di rumah sakit, hingga orang tua korban.
"Kami tetap dalam penyelidikan dan pendalaman mengenai saksi-saksi nan ada dan saat ini kami sedang melaksanakan pemeriksaan kepada beberapa saksi dari kawan korban dan master nan menangani dan dari orangtua korban," ungkapnya.
Penyelidikan bermulai setelah Polsek Randudongkal menerima laporan mengenai meninggalnya korban pada Minggu (2/8) sekitar pukul 22.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Satreskrim Polres Pemalang berbareng personil Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan pemeriksaan awal.
"Begitu menerima aduan, personil Satreskrim Polres Pemalang berbareng Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan awal dari orang tua korban," ujarnya.
Berdasarkan keterangan awal nan dihimpun penyidik, korban sempat menjalani perawatan selama satu hari di RS Mardhatillah Randudongkal sebelum meninggal dunia.
Polisi menyatakan proses penyelidikan tetap terus berjalan sembari menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
[Gambas:Youtube]
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·