Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 kembali menjadi momentum krusial bagi para calon mahasiswa untuk meraih bangku di perguruan tinggi negeri (PTN).
Berdasarkan pantauan kumparan pada pukul 10.00 WIB, suasana di salah satu pusat penyelenggaraan UTBK SNBT, ialah kampus Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) di kampus Pondok Labu, Jakarta Selatan, terpantau relatif tenang di tengah berlangsungnya sesi pertama ujian.
Sejumlah orang tua terlihat berada di sekitar area luar kampus sembari menunggu anak-anak mereka nan tengah mengikuti ujian. Sesekali, mereka tampak berbincang dengan orang tua lainnya di sela waktu menunggu.
Sesuai dengan kebijakan kampus, untuk menjaga kondusivitas penyelenggaraan ujian para orang tua tidak diperkenankan masuk ke area dalam kampus dan diminta menunggu di luar pagar. Dari kembali pagar tersebut, mereka tampak sabar menanti hingga sesi ujian selesai.
Salah satu orang tua siswa, Anita Tanjung (56) baru tiba di letak sekitar pukul 08.00 WIB. Ia tidak mengantar langsung anaknya sejak pagi, lantaran sang anak sudah lebih dulu berangkat berbareng ayahnya dari rumah di area Priok, Jakarta Utara.
Anita mengatakan, anak keduanya, Nakhwa Khalisha (18), sebenarnya sudah berstatus mahasiswa di Politeknik Negeri Jakarta. Namun, dia kembali mengikuti UTBK demi mengejar kampus impiannya.
“Karena dia mau dapet UI,” ujar Anita.
Saat ini, anaknya tetap menjalani perkuliahan semester dua bidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), tapi tetap mencoba peruntungan untuk masuk Universitas Indonesia dengan bidang Administrasi Niaga.
“Pokoknya mau nyoba, cobain UI,” katanya.
Meski mengakui persiapan anaknya kali ini tidak maksimal lantaran kudu membagi konsentrasi dengan kuliah, Anita tetap memberikan support penuh.
“Sebelum UTBK nan kedua, dia sih kayaknya kurang ya, kurang maksimal. Menurut saya sih 40%. Karena terbagi sama kuliah, jadinya nggak fokus,” ujarnya.
“Saya sih nge-support aja. Karena itu pilihan anak, ya. Saya nggak mau gangguin dia untuk kudu pilihan saya. Saya nggak mau,” lanjutnya.
Pengalaman mendampingi anak mengikuti UTBK juga bukan perihal baru bagi Anita. Ia sudah beberapa kali menunggu di letak ujian.
“Iya udah 3 kali, pertama kakaknya, saya biasa jika nunggu,” ucapnya.
Orang tua lainnya, Evi Yuniasari (50) sudah tiba sejak subuh. Ia mengantar anaknya, Elhadji Hafidz (18), nan mengikuti UTBK sesi pertama.
“Saya nyampe sini tuh jam 6 kurang seperempat,” ujar Evi saat ditemui di letak pada Kamis (23/4).
Persiapan sejak awal hari menjadi perihal nan lazim bagi para orang tua. Evi mengaku telah menyiapkan kebutuhan anaknya sejak malam sebelumnya agar pagi hari tidak terlalu terburu-buru.
“Dokumen sudah disiapin malam ya. Jadi tinggal angkut aja. Kalau ini hanya bikin-bikin sarapan, terus jam 4 gitu udah bangun, subuh jalan udah langsung gitu aja,” tuturnya.
Untuk persiapan akademik, Evi menyebut anaknya telah mengikuti beragam program belajar tambahan sejak duduk di kelas tiga SMA.
“Ya kan kebetulan ikut kelas ya. Ikut kelas-kelas gitu kan. Dari pas masuk kelas tiga itu, dia ikut-ikut try out juga. Gabung-gabungan belajar, try out di sekolahnya juga, PBM juga,” jelasnya.
Sebagai orang tua, Evi memilih memberi kebebasan kepada anaknya dalam menentukan bidang dan kampus tujuan.
“Saya sih serahkan ke anaknya sih. Pokoknya menurut saya, nan menurut dia nyaman, terus dia bisa ikutin, yaudah. Karena biasanya jika kita paksa, jika gak suka kan susah,” ujarnya.
Ia menambahkan, anaknya memilih bidang nan diminati di sekitar Jakarta.
“Pilihnya sih saya kebetulan Jakarta semua sih. Pilihnya lantaran dia maunya Psikologi. Pilihannya dua kan, Psikologi sama Sastra Inggris,” katanya.
Adapun penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 diadakan secara serentak sejak 21 April 2026 dan bakal berjalan hingga 30 April mendatang. Selama 10 hari, ujian dilaksanakan pada pusat UTBK di 74 perguruan tinggi negeri (PTN) seluruh Indonesia.
Untuk pelaksanaannya, ujian berjalan dalam dua sesi, ialah sesi pertama pukul 06.45-10.30 WIB dan sesi kedua pukul 12.30-16.45 WIB.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·