
Ilustrasi.
JAKARTA — Sirene bersuara di seluruh Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi, memperingatkan penduduk tentang ancaman kemungkinan serangan rudal Iran. Sirene dibunyikan untuk mengantisipasi pembalasan Iran setelah serangan Israel ke ibu kota Teheran beberapa jam sebelumnya.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa "serangan pendahuluan" itu bermaksud untuk "menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel." Pada Juni lalu, Israel melancarkan serangan terhadap Iran nan menyebabkan Perang 12 Hari, sebelum Amerika Serikat (AS) akhirnya berasosiasi dengan Israel dalam bentrok tersebut, menargetkan akomodasi nuklir Iran.
Tiga ledakan terdengar di Teheran pada Sabtu pagi, menurut laporan media Iran, dengan serangan pertama terlihat di dekat instansi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Belum diketahui apakah Ayatollah Khamenei berada di letak pada saat serangan.
Serangan Israel terjadi di tengah upaya diplomatik antara pejabat AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengekang program nuklir Iran dan mencegah perang. Negosiasi diperkirakan bakal bersambung minggu depan. Diwartakan Reuters, seorang pejabat Israel mengatakan bahwa serangan itu telah direncanakan selama beberapa minggu dan waktunya telah ditetapkan.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·