Sinergi Anak Muda dan Kebijakan Iklim untuk Keberlanjutan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Kemudian, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan KemenkoPMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum alias Lisa menambahkan, dalam perspektif perlindungan anak, mereka tidak boleh hanya dipandang sebagai golongan rentan nan kudu kita lindungi.

"Tetapi juga kudu kita pandang sebagai pemilik hak, pemilik suara, dan bagian krusial dalam solusi. Kita perlu mengubah paradigma dari melindungi anak untuk masa depan, menjadi membangun masa depan berbareng anak. Meski demikian, perubahan suasana adalah rumor sistemik nan kompleks," ucap dia.

Lalu, kaum muda dari golongan terpinggirkan di Jakarta, Vivi menyampaikan tantangan ada banyak perihal nan berada di luar kapabilitas mereka.

"Misalnya, mereka kesulitan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah wilayah untuk berakhir menebang pohon; lantaran ketika pohon-pohon ditebang, anak-anak kehilangan area teduh untuk bermain di siang hari, ditambah banyak dari mereka nan juga kepanasan lantaran tidak mempunyai dasar kaki," ucap Vivi.

Dia juga menceritakan kurang baiknya kualitas air tanah di kampungnya lantaran tercemar limbah dari perusahaan minyak dan gas nan berdiri di sana.

Hal itu seperti juga disampaikan Peneliti Senior Puskapa, Shaila Tieken.

"Kaum muda tidak kekurangan pengalaman tentang perubahan iklim. nan sering kurang adalah ruang, bahasa, dan support untuk mengartikulasikannya," terang Shaila.

Karenanya, semua nan datang dalam perbincangan ini sepakat bahwa kerjasama lintas sektor dan pemangku kepentingan menjadi esensial dalam penanganan perubahan iklim.

"Diperlukan kerjasama pemerintah, akademisi, bumi usaha, media, masyarakat sipil, serta organisasi anak dan kaum muda," sambung Lisa.

Perwakilan Pemerintah Australia, Ria Arief, juga berambisi ini bisa terus berlanjut.

"Kita tidak selesai di sini, kita bakal bersambung untuk memastikan hasil riset ini di-uptake; kita mempunyai dua mitra kunci di sini, Ibu Endang dan Ibu Lisa, nan kita berambisi bisa memaksimalkan agar hasil riset ini betul-betul dimanfaatkan untuk masyarakat," jelas Ria.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑