Sinar Mas Land berbareng Sojitz Corporation Jepang menghadirkan Meliora, klaster residensial terbaru di Kota Deltamas, Cikarang.(Dok. Sinar Mas Land)
PERTUMBUHAN kawasan industri di Kota Deltamas, Cikarang, mendorong meningkatnya kebutuhan kediaman di sekitar area tersebut. Pengembang mencatat terdapat lebih dari 70.000 pekerja nan beraktivitas di Kota Deltamas, sebagian di antaranya tetap tinggal di luar area dan kudu menempuh perjalanan cukup panjang setiap hari.
Kondisi ini menjadi latar belakang peluncuran klaster kediaman terbaru Meliora, hasil kerjasama Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation Jepang, nan resmi diperkenalkan di Kota Deltamas, Senin (11/8).
Mengusung tagline “A Better Way to Live”, Meliora dikembangkan di atas lahan seluas 1,8 hektare dan dirancang sebagai kediaman nan mengintegrasikan kenyamanan, konektivitas, serta akses terhadap akomodasi area nan terus berkembang.
Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, Hongky J. Nantung, mengatakan Kota Deltamas terus berkembang sebagai kota berdikari nan menggabungkan kegunaan hunian, bisnis, dan style hidup dalam satu area terpadu.
“Meliora merupakan bentuk kerjasama dua developer berilmu untuk menghadirkan kediaman nan bisa menjawab kebutuhan masyarakat modern bakal lingkungan nan terintegrasi, nyaman, dan berbobot jangka panjang,” ujarnya, Selasa (11/8).
Ia menambahkan, pengembangan ini diharapkan memperkuat posisi Kota Deltamas sebagai kota berdikari seluas sekitar 3.200 hektare nan terus bertumbuh di koridor timur Jakarta.
Fokus ke Pekerja Kawasan Industri
Finance & Accounting Director Kota Deltamas, Tondy Suwanto, menegaskan bahwa tingginya jumlah pekerja di area industri menjadi salah satu aspek utama pengembangan kediaman di area tersebut.
“Para pekerja di area Kota Deltamas ini cukup banyak dan kebanyakan bukan berasal dari Cikarang. Mereka memerlukan waktu perjalanan nan cukup panjang untuk menuju area ini,” ujar Tondy.
Ia menjelaskan, Meliora ditargetkan menyasar ahli muda, pasangan muda, hingga pekerja lajang nan beraktivitas di area industri sekitar.
Pada tahap awal, lanjut dia, Meliora hanya tersedia sebanyak 68-170 unit (berdasarkan tahapan pengembangan), dengan nilai mulai dari sekitar Rp800 jutaan. Pengembang juga menawarkan skema angsuran nan diklaim mulai dari sekitar Rp4 jutaan per bulan, tergantung skema pembiayaan dan persetujuan kredit.
Untuk mendukung pembiayaan, developer telah bekerja sama dengan delapan bank mitra guna memberikan beragam opsi angsuran pemilikan rumah (KPR).
Business Development Department Head Kota Deltamas, Remi Mathriqa menjelaskan, selain aspek nilai dan pembiayaan, akses transportasi menjadi salah satu aspek nan ditekankan dalam pengembangan kawasan.
"Saat ini, Kota Deltamas telah mempunyai jasa bus teragendakan menuju Blok M, Jakarta Selatan, nan berangkat dari area AEON Mall Deltamas. Layanan ini juga menghubungkan sejumlah titik internal area dan klaster di sekitarnya," kata dia.
Ke depan, developer juga merencanakan integrasi dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) di Karawang, termasuk penyediaan jasa feeder untuk mendukung mobilitas penghuni. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·