Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |17:38 WIB

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Instagram/persija)
JAKARTA – Persija Jakarta menghadapi situasi pelik menjelang bergulirnya Super League 2026-2027 lantaran kudu kehilangan lima pemain kunci akibat cedera. Hal itu jelas membikin pembimbing Persija, Shin Tae-yong pusing, apalagi rekrutan anyar seperti Pratama Arhan apalagi kudu menjalani tindakan operasi.
Pratama Arhan menjadi nama paling disorot setelah mengalami masalah bentuk serius pada bagian jari tangan. Cedera tersebut didapatnya ketika Macan Kemayoran sukses membantai klub Australia, Brisbane Roar, dengan skor 4-0 dalam laga uji coba berjudul 'Rise For Glory' pada Sabtu 29 Agustus 2026 lalu.
1. Situasi Pemulihan Pemain
Hasil pemeriksaan medis lanjutan menunjukkan bahwa pemain Timnas Indonesia itu mengalami fraktur phalanx. Bek kiri berumur 24 tahun tersebut akhirnya kudu mengambil langkah tegas dengan naik meja operasi pada Selasa 1 September 2026 kemarin.
Meski demikian, master tim Persija, Muhammad Andeansah, memastikan bahwa proses pemulihan mantan pemain Tokyo Verdy itu diperkirakan menyantap waktu sekitar empat hingga enam minggu tanpa kudu menghentikan total aktivitasnya.
“Tapi selama itu dia (Pratama Arhan) tetap bisa tetap latihan dan bertanding,” ujar Muhammad Andeansah dikutip dari laman resmi I.League, Rabu (2/9/2026).
Pratama Arhan sudah berlatih berbareng Persija Jakarta Media Persija
Selain Arhan, jejeran pembimbing tetap kudu memantau ketat proses pemulihan empat pilar lain nan turut masuk ruang perawatan. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan gelandang asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon.
Kiper senior Andritany mengalami gastrocnemius strain pada otot betis saat pemusatan latihan di Thailand dan butuh waktu satu hingga dua pekan lagi. Sementara Eksel Runtukahu menderita masalah hamstring dengan sasaran pemulihan sekitar sepekan ke depan.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·