Seskab Teddy Terima Kepala BNN, Bahas Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6) awal hari.

Pertemuan tersebut membahas beragam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika nan semakin berkembang.

Hal tersebut disampaikan Teddy melalui unggahan akun IG @sekretariat.kabinet, Sabtu (20/6).

"Tadi malam Sabtu awal hari, 20 Juni 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berbincang dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta," tulis Teddy.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Dalam pertemuan itu, Kepala BNN juga memaparkan beragam capaian nan telah diraih lembaganya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Sejumlah keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika serta penyitaan beragam jenis peralatan haram sebelum beredar di tengah masyarakat turut disampaikan.

"Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN nan sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya berkoordinasi mengenai beragam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika nan semakin canggih khususnya di wilayah perkotaan besar seluruh Indonesia," tulisnya.

"Selain itu, disampaikan pula beragam capaian BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika dan penyitaan beragam jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat," lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Teddy menjelaskan salah satu rumor nan menjadi perhatian utama adalah potensi penyalahgunaan rokok elektronik alias vape sebagai media penggunaan unsur berbahaya. BNN menilai edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, perlu terus diperkuat untuk mencegah ancaman tersebut.

"Salah satu nan menjadi konsentrasi utama BNN adalah ancaman penyalahgunaan rokok elektronik alias vape nan dapat dimanfaatkan sebagai media penggunaan unsur berbahaya, serta pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda," tulis Teddy.

Pemerintah, lanjutnya, bakal terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya memerangi narkotika. Langkah tersebut dibarengi dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat guna melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia nan bersih dari narkoba.

"Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat guna melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia nan bersih dari narkoba," tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan