Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sejumlah langkah konkret nan dilakukan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu rakyat Palestina. Salah satunya melalui pengiriman support logistik lewat jalur udara nan tak sembarang negara bisa melakukannya.
Hal itu disampaikan Teddy dalam unggahan di akun IG @sekretariat.kabinet, Senin (1/6).
"Presiden Prabowo betul-betul berkedudukan aktif di Palestina. Apa buktinya? Satu, kita ada drop-off logistik dari udara. Sudah beberapa kali. Tidak semua negara bisa. Kenapa? Itu kudu ada diplomasi dengan negara-negara nan wilayah udaranya dilewati oleh pesawat," kata Teddy.
Selain pengiriman support logistik dari udara, Teddy mengatakan, pemerintah juga mengirimkan kapal rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi penduduk Palestina nan terdampak konflik.
"Kemudian nan kedua, kita kirim kapal rumah sakit ke Palestina," ujarnya.
Tidak hanya support kemanusiaan, Indonesia juga memberikan support di bagian pendidikan bagi generasi muda Palestina. Teddy menyebut saat ini puluhan hingga sekitar seratus pelajar Palestina telah menempuh pendidikan di Indonesia.
"Kemudian nan ketiga, kita menyekolahkan anak-anak Palestina di universitas di Indonesia. Sekarang mungkin sudah sampai 100 orang nan sudah sekolah di sini dan lain sebagainya," tuturnya.
Teddy juga menyinggung keberhasilan diplomasi Indonesia dalam menangani kasus seorang penduduk negara Indonesia (WNI) nan diamankan oleh pihak Israel di laut bebas.
"Baru minggu lampau ada WNI nan diamankan pihak Israel di laut bebas. Dan lewat diplomasi dari Menteri Luar Negeri dan teman-teman Kemlu, selang beberapa hari dikembalikan ke Indonesia. Jadi ini lewat diplomasi nan baik diberitakan maupun nan tertutup," tandas dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·