Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya merespons narasi mengenai adanya tindakan massa nan meneriakkan "Prabowo bedebah" pada demo di Bundaran HI, Selasa (18/8).
Teddy mengatakan pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak awal hari. Warga mulai mengantre sejak pukul 02.00 WIB untuk memasuki area Istana Merdeka.
"Sejak pukul 02.00 awal hari, masyarakat sudah mulai mengantre, sudah memakai busana budaya wilayah untuk memasuki Istana Merdeka. Tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari beragam daerah," tulis Teddy dalam unggahan akun IG @sekretariat.kabinet, Kamis (20/8).
Bahkan, dia menyebut dirinya sempat menyapa langsung sejumlah penduduk nan datang dari beragam wilayah di Indonesia.
"Saya apalagi berkesempatan menyapa langsung penduduk nan datang dari Sulawesi, Sumatra, dan banyak provinsi lainnya," ujarnya.
Menurut Teddy, lebih dari 150 ribu masyarakat datang mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di area Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas.
"Lebih dari 150 ribu masyarakat datang mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di area Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas," katanya.
Antusiasme masyarakat, lanjut Teddy, bersambung pada malam hari. Lebih dari 500 ribu penduduk memadati area Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia untuk menyapa Prabowo saat karnaval.
Malam harinya, semangat nan sama terus menyala dengan kehadiran lebih dari 500 ribu penduduk di sepanjang Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia," ucap Teddy.
Teddy mengatakan ramainya masyarakat dalam seremoni HUT ke-81 RI menunjukkan semangat persatuan masyarakat dari beragam daerah, latar belakang, dan generasi.
"Pemandangan ini kembali mengingatkan bahwa Merah Putih bukan sekadar bendera. Ia adalah pemersatu kita. Dari beragam daerah, latar belakang, dan generasi, kita datang dengan satu kebanggaan nan sama: Indonesia," tuturnya.
"Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Mari terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk bangsa," sambung Teddy.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·