52 Ton Bantuan Logistik Tiba di Wilayah Terdampak Gempa NTT(Media Sosial @sekretariat.kabinet)
PEMERINTAH memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal dipenuhi. Tak hanya memastikan kesiapan stok, penyaluran logistik juga terus dipacu agar support langsung tiba di titik-titik letak bencana.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa respons sigap ini menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana di lapangan.
"Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan support tiba hingga ke lokasi," tegas Teddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/8).
Menurut Teddy, beragam kebutuhan dasar telah disiapkan dalam pengiriman tersebut. Bantuan nan diberikan mencakup makanan siap santap, air minum, bahan kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan medis, tenda, serta pasokan air bersih. Seluruh support kemudian disalurkan langsung ke daerah-daerah nan terdampak.
"Seluruh support selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter ke sejumlah wilayah terdampak, meliputi Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo," tulis Seskab.
Pada hari kedua penanganan bencana, Minggu (16/8), pemerintah menyalurkan tambahan 25 ton logistik. Dengan penambahan tersebut, total support nan telah sukses dikirimkan dan sampai ke letak mencapai 52 ton.
"Pada hari ini, Minggu, 16 Agustus 2026, di hari kedua penanganan bencana, tambahan 25 ton logistik telah tiba. Dengan demikian, total 52 ton logistik telah dikirimkan untuk membantu masyarakat terdampak," jelas Seskab.
Teddy juga menjelaskan bahwa sejak musibah terjadi, sejumlah pejabat mengenai telah diterjunkan ke beragam wilayah terdampak. Kehadiran mereka ditujukan untuk mengoordinasikan sekaligus mengawasi penanganan pascabencana secara langsung di lapangan.
(P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·