Serena Williams(AFP/BRENNAN ASPLEN)
KEMBALINYA petenis legendaris Amerika Serikat, Serena Williams, ke arena kejuaraan tunggal putri bakal menjadi daya tarik utama dalam turnamen Grand Slam Wimbledon tahun ini.
Langkah mengejutkan itu dipastikan setelah All England Club memberikan wildcard terakhir untuk nomor tunggal putri kepada sang legenda.
Pemegang tujuh gelar juara tunggal Wimbledon itu sebelumnya memang telah dipastikan tampil, namun hanya untuk nomor dobel berbareng kakaknya, Venus Williams, nan menandai penampilan pertamanya di turnamen ini dalam empat tahun terakhir.
Antusiasme menyambut kembalinya Williams pun langsung menggema di jagat maya saat pihak penyelenggara mengonfirmasi berita tersebut melalui media sosial resmi mereka.
"Ini bukan latihan," tulis pihak turnamen dalam unggahan di akun IG mereka seperti dikutip dari CNA.
Pengumuman bahwa ibu dua anak berumur 44 tahun tersebut bakal turun di nomor tunggal dipastikan bakal menghadirkan alur cerita nan luar biasa bagi turnamen Grand Slam nan dijadwalkan mulai bergulir pada 29 Juni mendatang.
Pemilik 23 gelar Grand Slam nomor tunggal ini sebelumnya telah menandai kembalinya dia ke lapangan setelah tidakhadir empat tahun pada kejuaraan Queen's Club Championships bulan ini, di mana dia bermain di nomor dobel berbareng petenis Kanada, Victoria Mboko.
Selain itu, Williams juga mengasah penampilannya dengan bermain di nomor dobel dalam turnamen nan berjalan di Berlin pada pekan ini.
Williams, nan secara luas dianggap sebagai petenis putri terhebat sepanjang masa, terakhir kali melakoni pertandingan tunggal di Wimbledon juga melalui akomodasi wildcard pada tahun 2022.
Sayangnya, saat itu langkahnya langsung terhenti di babak pertama setelah menelan kekalahan dari Harmony Tan.
Setelah turnamen AS Terbuka pada tahun nan sama, Williams sempat menyatakan bahwa dirinya bakal "berkembang menjauh dari tenis" dan tidak pernah lagi bertanding di nomor tunggal sejak saat itu, meskipun dia tidak pernah secara resmi menyatakan pensiun dari bumi tenis.
Fasilitas wildcard sendiri diberikan oleh panitia penyelenggara turnamen kepada para pemain nan ranking dunianya tidak memungkinkan untuk masuk ke babak utama secara otomatis.
Biasanya, jalur unik ini diprioritaskan bagi petenis tuan rumah, pemain dengan rekam jejak pekerjaan nan gemilang, alias pemain papan atas nan tengah berjuang kembali setelah dibekap cedera panjang.
Sejarah mencatat Williams pertama kali tampil di rumput Wimbledon pada tahun 1998 dan sukses mencapai babak ketiga nomor tunggal.
Ia kemudian merengkuh gelar juara pertamanya di turnamen ini pada tahun 2002 setelah menumbangkan sang kakak, Venus, di babak final.
Keberhasilan itu menjadi awal dari kekuasaan totalnya di sektor putri, hingga dia bisa menduduki posisi tunggal putri nomor satu bumi WTA selama total 319 pekan.
Williams melengkapi koleksi trofi tunggalnya di Wimbledon dengan menjadi juara pada 2003, 2009, 2010, 2012, 2015, dan 2016, serta mengoleksi enam gelar juara nomor dobel berbareng Venus di turnamen mayor lapangan rumput tersebut.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·