Kementerian Kesehatan Lebanon memperbarui info mereka mengenai serangan besar-besaran Israel, pada Rabu (8/4). Serangan nan terjadi sehari setelah Amerika Serikat (AS)-Iran mencapai gencatan senjata itu rupanya menewaskan lebih dari 300 orang.
"Serangan udara Israel kemarin Rabu menewaskan 303 martir, dan 1.150 orang terluka," kata Kementerian Kesehatan Lebanon, dilansir AFP.
Namun, jumlah ini belum final, karena upaya pencarian korban nan tertimbun runtuhan gedung tetap berlanjut. Sehingga, total ada 1.888 orang tewas dan 6.092 luka, sejak Israel menyerang Hizbullah nan ada di Lebanon pada 2 Maret 2026 lalu.
Hizbullah Balas Menyerang
Meski telah menerima serangan besar-besaran, Hizbullah bakal membalas perilaku Israel itu. Militer Israel menyebut, sejumlah roket bakal ditembakkan dan mengenai beberapa wilayah di Israel dalam beberapa jam ke depan.
"Berdasarkan pemantauan situasi, beberapa wilayah di Israel bakal menerima serangan dalam beberapa jam ke depan. Tetap waspada," kata militer Israel dalam pengumuman kepada warganya.
Serangan itu diperkirakan bakal jatuh di Israel tengah, tempat pemukiman terpadat di negara tersebut.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·