Aryna Sabalenka bertindak pada perempat final AS Terbuka 2026 melawan petenis Ceko Linda Noskova di New York, Amerika Serikat, Selasa (8/9/2026).(Dok. AS Terbuka)
PETENIS nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, bakal berhadapan dengan unggulan ketiga, Jessica Pegula, pada babak semifinal AS Terbuka 2026. Kepastian ini didapat setelah keduanya sukses melewati laga sengit di perempat final melalui pertarungan tiga set pada Rabu (9/9) waktu setempat.
Laga semifinal ini menjadi panggung krusial bagi Sabalenka nan tengah memburu gelar US Open ketiga secara beruntun. Di sisi lain, Pegula berkeinginan kembali ke partai puncak setelah sebelumnya kudu puas menjadi runner-up pada jenis 2024.
"Saya sangat senang bisa menempatkan diri dalam posisi untuk mempunyai kesempatan mengejar gelar tiga kali beruntun, meski saya tetap jauh dari itu," ujar Sabalenka sebagaimana dikutip dari WTA.
Jalan Terjal Menuju Empat Besar
Sabalenka mengamankan tiket semifinal lebih dulu setelah menundukkan juara Wimbledon, Linda Noskova, dengan skor ketat 7-6(1), 3-6, dan 7-6(7). Petenis asal Belarus itu sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal 2-4 pada set penentuan sebelum akhirnya bangkit dan memenangi tie-break dramatis.
Sementara itu, Jessica Pegula kudu berjuang ekstra keras untuk menyingkirkan unggulan ke-26, Emma Navarro. Pegula sempat kehilangan set pertama sebelum membalikkan keadaan dengan skor akhir 3-6, 6-4, dan 6-3. Pertandingan nan berjalan di Arthur Ashe Stadium tersebut menyantap waktu dua jam 21 menit di tengah kondisi udara nan lembap.
"Pertandingan itu betul-betul sulit. Sangat menguras fisik. Saya tidak melakukan servis dengan baik dan banyak berjuang melawan diri sendiri hari ini," ungkap Pegula mengenai kemenangannya.
Dominasi Sabalenka dan Ambisi Pegula
Pertemuan ini merupakan ulangan semifinal US Open tahun lalu. Sabalenka mempunyai catatan impresif di Flushing Meadows dengan 18 kemenangan beruntun dan mencapai semifinal untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Jika sukses meraih gelar tahun ini, dia bakal menjadi petenis putri pertama sejak Serena Williams (2012-2014) nan menjuarai US Open tiga kali berturut-turut.
Meski Sabalenka mendominasi pertemuan di US Open, termasuk kemenangan di final 2024, Pegula mempunyai modal positif dari pertemuan terakhir mereka di turnamen lain. Petenis Amerika Serikat itu tercatat memenangi dua dari tiga pertemuan terakhir, ialah di semifinal Wuhan 2025 dan semifinal Berlin 2026.
"Dia mengalahkan saya di sini dalam dua tahun terakhir. Saya sudah beberapa kali mengalahkannya, mungkin di panggung nan lebih kecil, jadi saya pikir itu bakal menjadi rintangan nan kudu saya lewati," kata Pegula.
Kemenangan atas Navarro juga menandai pencapaian ke-50 Pegula di level tur sepanjang musim 2026, sekaligus mengantarkannya ke semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·