Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 08 September 2026 |18:16 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tanggungjawab utang proyek kereta sigap Jakarta-Bandung (Whoosh) telah sukses direstrukturisasi dengan tenor pelunasan mencapai 80 tahun. Dengan skema pembayaran berjangka panjang tersebut, beban angsuran nan kudu ditanggung diperkirakan berada di kisaran Rp1 triliun per tahun.
Purbaya menilai panjangnya tenor restrukturisasi ini secara signifikan meringankan beban pembayaran utang proyek Whoosh. Ia apalagi berseloroh agar generasi saat ini tidak perlu merasa terbebani secara berlebihan mengenai pelunasannya.
“Iya kita sudah mati, santuy saja. Jadi tidak semengerikan nan dibayangkan sebelumnya lantaran utangnya sudah direstrukturisasi,” ujar Purbaya saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Purbaya membeberkan bahwa melalui proses restrukturisasi, rentang waktu pembayaran angsuran dapat diperpanjang hingga delapan dekade, meski besaran nominal pastinya dapat bervariasi setiap tahun.
“80-90, tapi di-stretch 80 tahun sudah ada cicilannya. Satu alias sedikit ribuan satu dari tahun ke tahun satu triliun, ada nan tinggi,” jelasnya.
Pengelolaan tanggungjawab Whoosh ini nantinya bakal melibatkan Kementerian Keuangan melalui penataan aset dan utang di bawah badan khusus.
44 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·