Taufik Fajar
, Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |20:24 WIB

Sektor Keuangan RI Tumbuh 7,92 Persen (Foto: Okezone)
JAKARTA - Sektor jasa keuangan membukukan pertumbuhan nan tinggi sebesar 7,92 persen (yoy) di kwartal 4 tahun 2025 alias mencatat laju tertinggi sejak Juni 2021. Kontribusi sektor finansial terhadap perekonomian nasional juga terus meningkat, tercermin dari jrasio aset dan produk finansial Indonesia nan telah mencapai 184 persen terhadap PDB, didukung oleh meningkatnya partisipasi di pasar modal dan diversifikasi produk finansial nan lebih luas.
“Data BPS menunjukkan bahwa sektor jasa finansial tumbuh sebesar 7,92% secara tahunan pada periode nan sama, nan merupakan laju pertumbuhan tertinggi sejak kuartal II tahun 2021,” kata Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam webinar Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
1. Capaian Sektor Keuangan RI
Friderica mengatakan pertumbuhan tinggi sektor jasa finansial antara lain ditopang subsektor Asuransi dan Dana Pensiun serta Penunjang Keuangan nan tumbuh positif pada 2025 setelah sebelumnya dalam dua tahun terakhir tumbuh negatif.
Sementara rasio aset dan produk finansial terdiri dari Kapitalisasi Pasar dan Surat Utang Beredar mencapai Rp24.773 triliun alias sebesar 104 persen, Aset Perbankan Rp13.889 triliun alias 58,3 persen, Aset Sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) serta Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) sebesar Rp4,056 triliun alias 17 persen, Aset Lembaga Keuangan Pasar Modal sebesar Rp87.67 triliun alias 0,4 persen dan aset Dana Kelolaan sebesar Rp1.043 triliun alias 4,4 persen.
Friderica menjelaskan, ke depan OJK bakal terus menjaga stabilitas sektor jasa finansial tetap solid antara lain dengan menetapkan tiga kebijakan prioritas, ialah penguatan ketahanan sektor jasa keuangan, pengembangan ekosistem finansial nan semakin kontributif terhadap perekonomian, serta pendalaman pasar finansial nan berkelanjutan, termasuk penguatan finansial berkelanjutan.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·