Jajaran kepolisian Polres Sumenep, Jawa Timur menyalurkan support air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim tandus kali ini.(Antara)
JAJARAN Polres Sumenep, Jawa Timur, mulai menyalurkan support air bersih ke sejumlah desa nan terdampak kekeringan ekstrem pada musim tandus tahun ini. Langkah ini diambil sebagai corak komitmen sosial kepolisian dalam meringankan beban masyarakat nan kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Kapolres Sumenep, AKB Anang Hardiyanto, menyatakan bahwa penyaluran support ini didasarkan pada hasil identifikasi wilayah. Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah di Jawa Timur nan mempunyai kerentanan tinggi terhadap musibah kekeringan setiap tahunnya.
"Kami merasa terpanggil untuk membantu warga. Berdasarkan identifikasi kami, Sumenep selalu mengalami kekurangan air bersih saat kemarau. Bantuan ini berasal dari sumbangan sukarela personil Polres Sumenep," ujar AKBP Anang di Sumenep, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan pengedaran air bersih ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain sebagai tindakan kemanusiaan, program ini bermaksud mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Penyaluran support dilakukan secara kolaboratif dengan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep. Distribusi perdana telah dimulai sejak Minggu (21/6) dengan menyasar Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, dan bakal terus bersambung ke desa-desa rawan lainnya.
Data Kekeringan Kabupaten Sumenep:
- Total Desa Terdampak: 70 Desa
- Cakupan Wilayah: 19 Kecamatan (dari total 27 kecamatan)
- Status: Musim Kemarau/Kekeringan
Sinergi Pemerintah dan Swasta
Berdasarkan info BPBD Pemkab Sumenep, terdapat 70 desa nan tersebar di 19 kecamatan nan rutin mengalami krisis air bersih saat kemarau. Untuk mengatasi perihal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga telah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang.
Selain support dari kepolisian, Pemkab Sumenep bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memastikan pasokan air bersih tetap terjaga bagi penduduk nan membutuhkan.
"Kami mau semboyan 'Polri untuk Masyarakat' betul-betul dirasakan manfaatnya melalui tindakan nyata nan menyentuh kebutuhan dasar warga," pungkas AKBP Anang. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·