Satya Nadella Kritik Bos AI yang Terlalu Sibuk Membicarakan AI

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

CEO Microsoft Satya Nadella baru-baru ini memberikan pandangan yang cukup menarik mengenai industri AI, dimana menurutnya para pemimpin teknologi saat ini terlalu sibuk dengan teknologi itu sendiri dan mulai kehilangan konsentrasi terhadap apa nan sebenarnya dibutuhkan masyarakat.

Dan bahkan, Nadella mengatakan bahwa industri AI saat ini “way too self-obsessed”, alias terlalu terobsesi dengan dirinya sendiri.

Masyarakat Ingin Tahu Manfaat AI

Nah mengenai perihal tersebut, menurut Nadella, masyarakat sebenarnya tidak terlalu peduli dengan seberapa canggih sebuah model AI, namun nan mau mereka lihat adalah apakah teknologi tersebut bisa memberikan faedah nyata, bisa dikendalikan oleh pengguna, dan bisa memberikan kesempatan ekonomi di masa depan.

Selain itu, Nadella juga menyinggung soal info center, nan menurutnya, keberadaan prasarana AI semestinya tidak hanya memberikan untung bagi perusahaan teknologi, tetapi juga membawa faedah ekonomi bagi masyarakat di sekitar letak info center.

Ia juga mempertanyakan apa nan mungkin salah dari pendekatan industri teknologi di negara-negara Barat, terutama ketika dibandingkan dengan gimana AI diterima di beragam wilayah lain.

Jangan Sekadar Merayakan Teknologi

Nah dari wawancara tersebut, ada satu bagian menarik dari pernyataan Nadella. Ia mengingatkan bahwa industri teknologi tidak semestinya hanya merayakan teknologi demi teknologi itu sendiri, karena pada akhirnya, secanggih apapun AI, pengguna tetap bakal bertanya “Memangnya saya bisa melakukan apa dengan teknologi ini?”

Pertanyaan tersebut mungkin terdengar sederhana, namun justru menjadi salah satu tantangan terbesar bagi perusahaan AI saat ini.

Dan jika kita lihat perkembangan AI beberapa tahun terakhir, kita memang sudah memandang keahlian nan luar biasa, mulai dari membikin gambar, video, menulis kode, menganalisis data, hingga membantu beragam pekerjaan.

Tetapi keahlian tersebut belum tentu membikin semua orang merasa memerlukan AI dalam kehidupan sehari-hari, apalagi beberapa perusahaan teknologi sebelumnya sudah mengakui adanya kesenjangan tersebut. 

Misalnya saja Dell, nan mana mereka pernah mengatakan bahwa konsumen tidak terlalu peduli dengan AI PC dan AI justru bisa membikin mereka semakin bingung dibandingkan membantu.

Baca juga: Satya Nadella Ingatkan Ketergantungan AI Bisa Membuat Manusia Outsource Cara Berpikir

Microsoft sendiri juga mulai mengurangi penggunaan branding Copilot+ PC, meskipun perangkat baru mereka tetap memenuhi spesifikasi dan mendukung beragam fitur AI.

Baca juga: Copilot+ PC Resmi Mulai Ditinggalkan, Microsoft dan OEM Tak Lagi Pakai Branding Ini

Apakah Microsoft Sendiri Sudah Mendengarkan?

Nah, bagian menariknya justru ada di sini guys, meski Nadella berbincang mengenai pentingnya memahami kebutuhan pengguna sehari-hari, tetapi Microsoft sendiri mempunyai banyak produk nan semakin dipenuhi fitur AI.

Di sisi lain, beberapa pelaksana AI Microsoft juga pernah memberikan pandangan nan sangat berfokus pada keahlian AI masa depan, mulai dari superintelligence hingga konsep AI nan semakin memahami penggunanya.

Baca juga: Trump Ingin AI Disebut “Super Intelligence”, Bukan Artificial Intelligence

Artinya, tetap ada jarak antara membicarakan masa depan AI dengan menjelaskan faedah AI nan bisa dirasakan pengguna hari ini, dan mungkin inilah pesan utama dari pernyataan Nadella. Industri AI tidak cukup hanya menunjukkan bahwa teknologinya semakin pintar. Mereka juga kudu bisa menjawab satu pertanyaan nan jauh lebih sederhana yaitu, “Apa sih manfaatnya buat saya”. 

Nah gimana menurutmu mengenai pernyataan Nadella ini? komen dibawah guys. 

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑