SAP Luncurkan AI Agents yang bisa Jalankan Operasional Perusahaan Secara Mandiri

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

SAP SE secara resmi memperkenalkan ekosistem Autonomous Enterprise nan mengintegrasikan AI agents ke dalam operasional upaya inti guna meningkatkan efisiensi migrasi hingga 35%. Foto: Reuters

JAKARTA - SAP resmi merilis konsep Autonomous Enterprise dalam arena SAP Sapphire 2026 untuk mengotomatisasi alur kerja upaya kritikal secara berdikari melalui integrasi AI agents.

Teknologi ini dirancang agar manusia dan kepintaran buatan dapat bekerja-sama menjalankan operasional perusahaan secara lebih strategis dan aman.

Fokus utamanya adalah memberi kecermatan tinggi pada proses upaya nan kompleks, di mana kesalahan mini dapat berakibat besar pada profitabilitas global.

”Untuk proses-proses nan sangat krusial bagi pelanggan, hasil nan ‘hampir benar’ saja tidak cukup," tegas Christian Klein, CEO SAP SE. Ia menjelaskan bahwa penyatuan platform AI dan autonomous suite bermaksud menghadirkan hasil akurat, alim regulasi, serta membuka efisiensi biaya signifikan.

SAP Business AI Platform: Fondasi Baru Operasional Perusahaan

SAP membangun fondasi ini untuk memberikan konteks upaya nyata pada setiap tindakan AI. Platform ini menyatukan tiga komponen kunci: SAP Business Technology Platform, SAP Business Data Cloud, dan SAP Business AI dalam satu ekosistem terpadu dengan tata kelola nan ketat.

Peran SAP Knowledge Graph dan Joule Studio

•⁠ ⁠SAP Knowledge Graph: Fitur ini berfaedah sebagai peta terstruktur nan memberikan konteks mengenai entitas bisnis, hubungan antar-data, dan proses lanskap SAP milik pengguna kepada AI agents.
•⁠ ⁠Joule Studio: Solusi AI-first nan memungkinkan developer membangun enterprise agents dan aplikasi menggunakan kerangka kerja no-code maupun pro-code di atas prasarana SAP nan aman.

Fitur Unggulan SAP Autonomous Suite

SAP Autonomous Suite memungkinkan aplikasi upaya nan sudah ada diperkuat oleh AI agents nan bisa menjalankan proses upaya secara end-to-end.

Otomatisasi Lintas Divisi dan Industri

•⁠ ⁠Joule Assistants: Tersedia lebih dari 50 asisten spesifik domain di bagian finansial (finance), rantai pasok (supply chain), pengadaan (procurement), hingga sumber daya manusia (HCM).
•⁠ ⁠Specialized Agents: Lebih dari 200 pemasok ahli diorkestrasi untuk menjalankan tugas presisi.
•⁠ ⁠Autonomous Close Assistant: Mampu mempersingkat proses penutupan finansial bulanan (financial close) dari hitungan minggu menjadi hanya beberapa hari saja.
•⁠ ⁠Industry AI: Tersedia 7 solusi otonom untuk sektor industri spesifik, seperti pengelolaan aset turbin angin pada perusahaan daya RWE nan bisa memprediksi kerusakan dan menghasilkan perintah kerja otomatis.

Pengalaman Pengguna Melalui Joule Work

SAP memperkenalkan Joule Work untuk mendefinisikan ulang langkah manusia berinteraksi dengan perangkat lunak. Pengguna tidak lagi kudu berpindah-pindah layar alias memasukkan info secara manual ke banyak aplikasi.
Cukup dengan menjelaskan hasil upaya nan diinginkan melalui teks alias suara, Joule bakal mengatur kombinasi info dan pemasok nan tepat untuk menyelesaikannya secara proaktif.

Perbandingan: Software Tradisional vs Autonomous Enterprise

Berikut adalah perbedaan mendasar dalam operasional upaya sebelum dan sesudah mengambil sistem otonom:

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews